AMBON, AT.--Dalam upaya memaksimalkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka, beberapa sekolah mengikuti Workshop yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Seram Bagian Barat (SBB). Workshop ini untuk memantapkan implementasi Kurikulum Merdeka di masing-masing sekolah.
Kegiatan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) berlangsung selama dua hari, terhitung Senin dan Selasa lalu, (10- 20/6 ). Kegiatan ini diikuti sekira 60 peserta dari sejumlah SMA di SBB diantaranya SMAN 7, 9, 13, 14, dan 24.
Kegiatan yang diawali di SMAN 7 SBB ini dibuka langsung Kepala Cabang Dinas Menengah dan Khusus, La Musa, S.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Menengah dan Khusus Kabupaten SBB, La Musa, S. Pd mengatakan, bahwa Kurikulum Merdeka merupakan hal yang baru dan harus disosialisasikan.
"Kurikulum Merdeka perlu diketahui oleh semua guru hebat yang cinta tanah air, untuk nantinya dapat menciptakan generasi sesuai dengan bakat dan minat dari masing-masing siswa," tandasnya.
Karena itu lanjut dia, pihak sekolah dan guru harus mampu memahami dengan baik tentang Kurikulum Merdeka.
Sementara materi workshop ini disampaikan Jufen Wattimena, S. Pd sebagai narasumber. Dalam paparannya banyak memberikan pemahaman dan semangat kepada para guru dalam membentuk dan memahami karakter siswa sebagaimana yang diharapkan pada Kurikulum Merdeka. (Yohana Pattiasina/PRO)
Dapatkan sekarang