AMBON,AT-Anggota DPRD Maluku Zain Syaiful Latukaisupy, mendukung penuh langkah Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa terkait penertiban aktivitas ditambang Sinabar, di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
"Kita tetap mendukung langkah Pak Gubernur Maluku untuk penertiban tambang Sinabar ini," jelas Latukaisupy kepada wartawan dikantor DPRD Maluku, Selasa (5/8)
Menurutnya, aktivitas tambang ilegal harus dihentikan agar lokasi dapat ditata dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, maupun pemerintah daerah.
Ia mengaku telah menyurati Polres SBB untuk dilakukan penertiban.
“Satu bulan lalu saya sudah surati Polres SBB untuk segera menertibkan lokasi. Penertiban ini penting demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sebagai Raja Adat Negeri Iha, di Kecamatan Huamual, Zain juga meminta agar didirikan pos penjagaan permanen di kawasan tambang.
“Penataan tidak mungkin berjalan tanpa penertiban terlebih dahulu,” ucap Politisi Gerindra itu.
Anggota DPRD Maluku dapil SBB ini turut mengingatkan bahaya pengolahan batu Sinabar menjadi merkuri secara tradisional di lokasi tambang. Menurutnya, dampak logam berat seperti merkuri bisa membahayakan kesehatan, merusak ginjal dan paru-paru.
“Batu Sinabar dalam bentuk mentah tidak berbahaya. Tapi jika dimasak menjadi merkuri di lokasi, bahayanya sangat besar. Lebih baik bahan mentahnya dibawa ke luar daerah untuk diproses secara aman,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbeda dengan tambang emas yang memerlukan bahan kimia seperti sianida dan menghasilkan limbah berbahaya, tambang batu Sinabar bisa lebih aman jika dikelola secara terpusat dan profesional.
“Tidak ada jalan lain selain penertiban. Kami mendukung penuh langkah Pemprov dalam hal ini,” tegas Latukaisupy.
Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa kepada awak media mengaku selain penertiban di Gunung Botak Kabupaten Buru, tambang Sinabar di Kecamatan Huamual juga bakal ditertibkan dari penambang Ileggal.
"Tolong dicatat, selain Gunung Botak, tambang batu Sinabar di SBB akan kita tertibkan dari peti-peti yang ada disana" sahut Gubernur. (Wahab)
Dapatkan sekarang