AMBON,AT-Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena meminta, kepada seluruh Pemerintah negeri (Pemneg), Pemerintah Desa (Pemdes) dan kelurahan untuk terus membantu Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menurunkan angka stunting di Kota Ambon. Terutama ditahun 2024 mendatang.
Menurutnya, perangi stunting tersebut telah menjadi komitmen Pemerintah Kota Ambon.
"Pemkot sudah bekerja keras intervensi penurunan Stunting termasuk perbaikan tata kelola pemerintahan,” ungkap Wattimena kepada sejumlah wartawan di Balai Kota Ambon, akhir pekan lalu.
Diakui, jumlah angka stunting di Kota Ambon, saat ini sekitar 21 persen, sehingga target di Tahun 2024 mendatang angka prevalensi stunting di angka 0 persen.
“Mudah-mudahan kita capai target itu. Kita berharap tim penurunan Stunting bekerja dalam arahan yang sama. Intervensi pada tugas masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” harapnya.
Tak hanya itu, dia berharap, penurunan angka stunting, ada keterlibatan TNI dan Polri, dan instansi teknis terkait ikut mendukung Pemkot agar target penurunan stunting dapat tercapai.
"Tentu kerja keras ini tidak mungkin tercapai tanpa keterlibatan Pemerintah Negeri, Desa dan Kelurahan bekerja sama menurunkan angka stunting. Kerjasama ini lewat Dana Desa (DD), dalam artian ada prioritas penurunan stunting, kemiskinan dan penurunan inflasi," bebernya
Selain itu kata dia, peran serta yang baik dari semua lapisan masyarakat dalam setiap kehidupan keluarga karena kebijakan apapun dari Pemerintah kota, Pemerintah desa kelurahan, dan instansi teknis, tanpa didukung oleh masyarakat, mubazir.
"Semisal kita bantu 10 butir telur, kalau ibu makan, dan tidak diberikan kepada anaknya juga percuma, dan edukasi kepada masyarakat sangat penting dalam penurunan stunting. Kami tidak mungkin gunakan anggaran diluar penurunan stunting,” pungkasnya.(HA)
Dapatkan sekarang