Wattimena Akui Penanganan Sampah Butuh Peran Media
FaizalLestaluhu
16 Jan 2024 14:29 WIT

Wattimena Akui Penanganan Sampah Butuh Peran Media

AMBON,AT-Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (PD-JMSI) Maluku, gandeng Kelompok Pecinta Alam Perhimpunan Kreativitas Anak-anak Alam (Kanal) Ambon, menggelar pelatihan Jurnalistik lingkungan. Kegiatan tersebut dihadiri puluhan peserta.

Pejabat Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena mengatakan, isu lingkungan dan perubahan iklim menjadi salah satu isu global yang mesti disikapi secara bijak oleh semua pihak, bukan saja pemerintah dan masyarakat tetapi juga dunia pers.

"Kita sementara mengalami perubahan iklim, cuaca yang luar biasa kita bisa rasakan Sendiri di kota Ambon. Ini situasi dan kondisi yang kalau boleh kita sampaikan sangat mencemaskan dan memperihatinkan," katanya saat membuka kegiatan yang berlangsung diruang rapat Vlissingen, Kota Ambon, kemarin. 

Dijelaskan, dalam upaya untuk membangun pengetahuan dan kesiapan masyarakat terkait dengan perubahan iklim atau lingkungan dimaksud, maka dibutuhkan kolaborasi dari seluruh stakeholder yang terkait. 

“Berbagai isu lingkungan yang terkait perubahan iklim itu mesti diketahui oleh masyarakat. Sehingga peran pers sangat penting dan strategis agar masyarakat ini bisa mengetahui tentang isu lingkungan dan perubahan iklim,” terang Wattimena. 

Menurutnya, terkait dengan isu lingkungan tersebut, maka yang menjadi tanggung jawab bersama untuk diminimalisir bahkan bahkan kalau bisa dieliminir adalah mengenai sampah. 
"Saya harus sampaikan ini karena memang kalau kita lihat telah terjadi perubahan yang cukup baik soal penanganan sampah,Tetapi belum sama sekali menyelesaikan persoalan sampah di kota Ambon," akuinya. 

Untuk itu, kata dia, dalam menyelesaikan persoalan sampah ada tiga hal yang harus dilakukan yakni: peningkatan dan perbaikan infrastruktur pengelolaan sampah, penyebaran informasi tentang kebijakan pemerintah, serta edukasi guna membangun partisipasi dan kesadaran masyarakat. 

“Saya selalu katakan bahwa kebijakan pemerintah sebagus apapun disusun dengan memperhatikan berbagai pertimbangan-pertimbangan dan memilih alternatif terbaik tetapi ketika diimplementasikan tanpa partisipasi masyarakat tidak ada satupun yang akan berhasil jadi pemerintah kota berterima kasih kepada JMSI dan Kanal Ambon yang telah berupaya untuk berkolaborasi bekerja sama dengan pemerintah kota untuk mengedukasi masyarakat melalui peran jurnalisme,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua PD-JMSI Maluku, Ongki Anakoda yang diwakili oleh Sekertaris JMSI Maluku Herry Haumasse memberikan apresiasi, kepada Pejabat Walikota Ambon yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini dan berkenan membuka pelatihan saat ini. 

"Program pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peserta yang merupakan jurnalistik maupun anggota pecinta alam yang beraktivitas dialam bebas," ungkapnya. 

Dikatakan, bencana alam seperti sampah sangat mengancam, karena yang kena dampaknya adalah masyarakat. Bahkam yang paling lemah adalah perempuan, anak-anak, remaja, kelompok etnis, dan hingga penyandang disabilitas. 

"Masyarakat memberikan informasi tentang dampak dan masalah-masalah ekologi untuk memperkokoh ketangguhan mereka dalam menghadapi krisis lingkungan," tandasnya. (Jar) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai