Waspada 'Serangan Fajar', Pemilih Diminta Lapor Bawaslu jika Temukan Politik Uang
FaizalLestaluhu
13 Feb 2024 09:46 WIT

Waspada 'Serangan Fajar', Pemilih Diminta Lapor Bawaslu jika Temukan Politik Uang

AMBON,AT-Praktek money politik (politik uang) berpotensi terjadi menjelang dan saat pemungutan suara pada 14 Februari 2024. Salah satu caranya melalui pembagian uang kepada pemilih atau dikenal dengan "serangan fajar" untuk memengaruhi pilihan politik mereka.

Terkait hal tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku di H-1 Pemilu 14 Februari 2024, menjadikan isu serangan fajar sebagai salah satu prioritas pengawasan.

Ketua Bawaslu Maluku, Subair, kepada media ini, melalui telepon selulernya, Senin (12/2) kemarin mengaku, pihaknya sangat menaruh perhatian serius terhadap praktik serangan fajar.

"Bukan saja Pemilu kali ini, tapi setiap Pemilu itu kita tetap jadikan praktik serangan fajar itu sebagai salah satu prioritas utama dalam melakukan pengawasan," tegas Subair.

Olehnya itu, Subair mengimbau kepada para peserta pemilu agar tidak melakukan politik uang melalui cara serangan fajar, guna menjaga kualitas demokrasi.

"Kami selalu ingatkan kepada peserta pemilu, bahwa bila kedapatan melakukan politik uang sanksinya berat sekali, dan itu dapat mencederai nilai demokrasi kita," sambuhnya.

"Dan kepada masyarakat, kami harap tidak terlena dengan politik uang. Pilihlah sesuai hati nurani. Jika menemukan ada praktik money politik, bantu kita untuk segera melaporkan," sambungnya.

Subair mengaku, terkait dengan adanya isu mobilisasi ASN untuk memenangkan caleg tertentu, pihaknya memang telah mendengar kabar tersebut. Namun, sampai saat ini belum ditemukan bukti kuat terkait semua isu itu. 

Paling tidak, katanya, jika menemukan dugaan kasus dimaksud, masyarakat harus melapor secara  resmi agar ditindaklanjuti. Subair menambahkan, jauh hari sebelum Pemliu, Bawaslu telah melakukan sosialisasi di 11 Kabupaten/kota dengan seluruh kepala daerah dan ASN terkait netralitas.

"Dan disitu sudah ada sumpah, dan penandatangan pakta integritas. Jadi kami harap semua ASN di Maluku ingat sumpah dan janji yang telah diucapkan bersama terkait netralitas. Pilihlah sesuai hati nurani," demikian Subair. (Nal) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai