AMBON,AT-Seorang warga Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, Maluku Barat Daya (MBD), dilaporkan menjadi korban serangan buaya saat beraktivitas di Sungai Letahu, Selasa (6/12).
Korban diketahui bernama James Ricard Makalen, pelajar berusia 17 tahun itu, diterkam buaya saat mandi di sungai tersebut sekira pukul 18.00 WIT.
Menurut Kapolsek Wetar IPTU Giovani B.M.Toffy, S.H, M.H, berdasarkan keterangan dua orang saksi, Teroci Maulekik dan Dortenci Silimela bahwa, sebelum terjadinya kejadian tersebut, korban pada saat itu baru selesai memotong rumput di halaman rumah tetangganya.
"Setelah potong rumput, korban pamit kepada pamannya untuk mandi, akan tetapi pamannya tahu korban pamit untuk mandi di rumahnya," ungkap Toffy kepada media ini via telepon, Kamis (8/12).

Buaya yang menerkam korban berhasil ditangkap. --istimewa.
Setelah itu, lanjut Toffy, korban mengambil sepeda motor kemudian menuju sungai tanpa diketahui pamannya.
"Jadi, pamannya tidak tahu korban megambil sepeda motor menuju sungai. Sekitar pukul 18.00 WIT, korban tiba di sungai untuk mandi," katanya.
Saat itu, tutur Toffy, kedua saksi sudah berada di sungai tersebut sebelum korban tiba. Jarak antara mereka sekitar 20 meter.
"Beberapa menit kemudian, kedua saksi melihat korban sudah diterkam buaya dan dibawa ke tepi rawa. Melihat kejadian itu, Dortenci berusaha untuk membantu. Dia mengulurkan tangannya ke korban untuk ditarik. Sayang, buaya tersebut menarik tubuh korban turun ke dalam sungai hingga menghilang, " tutur dia.
Sementara, lanjut Toffy, Teroci kembali ke desa untuk melaporkan kejadian tersebut kepada warga masyarakat untuk melakukan pertolongan. masyarakat bergegas menuju sungai untuk melakukan pencarian korban akan tetapi hingga sampai dengan saat itu korban belum juga ditemukan.
"Keesokan harinya, Rabu (7/12) korban berhasil ditemukan sekira pukul 18.55 WIT. Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia. Jenazahnya langusung dibawa ke Puskemas Lurang untuk dilakukan penanganan medis, setelah itu diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan, " ulasnya.
Toffy menambahkan, buaya yang menerkam korban juga berhasil ditangkap kemudian dibunuh oleh warga sekira pukul 20.00 WIT.
"Saya menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa korban. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini. Saya juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar sungai, agar lebih meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah ini masih terdapat habitat satwa liar yang berpotensi membahayakan keselamatan, " demikian Toffy. (Cal)
Dapatkan sekarang