ARU,AT – Wakil Bupati Kepulauan Aru, Mohammad Djumpa, resmi melantik Pengurus Pimpinan Daerah Wanita Islam Kabupaten Kepulauan Aru masa bakti 2026–2029. Prosesi pelantikan berlangsung di lantai II Gedung BPAD Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (6/10/2026).
Pelantikan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Amanah Kepengurusan, Memperkuat Ukhuwah, dan Meningkatkan Kiprah Wanita Islam bagi Masyarakat Kepulauan Aru.”
Tema ini menjadi landasan bagi kepengurusan baru untuk menjalankan amanah organisasi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kontribusi perempuan Islam dalam kehidupan sosial, keagamaan, pendidikan, dan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Mohammad Djumpa, berharap kepengurusan Wanita Islam periode 2026–2029 mampu mengambil peran lebih luas dalam berbagai bidang, terutama pemberdayaan perempuan dan penguatan kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan, program-program organisasi diharapkan dapat menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sosial di Kabupaten Kepulauan Aru.
“Program-program yang dijalankan nantinya diharapkan dapat menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sosial di Kabupaten Kepulauan Aru,” kata Djumpa.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, lanjutnya, memberikan apresiasi dan dukungan terhadap terbentuknya kepengurusan baru tersebut. Menurut dia, organisasi perempuan Islam memiliki posisi strategis sebagai salah satu kekuatan sosial yang dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Kontribusi tersebut, kata Djumpa, dapat diwujudkan melalui kerja sama dan sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.
Dengan demikian, Wanita Islam Kabupaten Kepulauan Aru diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, berdaya, dan sejahtera.
Selain pelaksanaan program kerja, Djumpa juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari jumlah program yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuannya membangun kebersamaan dan menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.
Hal tersebut dinilai relevan dengan kondisi Kabupaten Kepulauan Aru yang memiliki keberagaman latar belakang sosial dan budaya. Semangat persaudaraan dan kebersamaan diharapkan menjadi kekuatan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku sekaligus Penasehat Wanita Islam Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, bersama rombongan.
Hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Aru Claudia Imarisa Kaidel beserta jajaran, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.
Sejumlah tokoh masyarakat juga menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta para ketua organisasi.
Turut hadir Ketua Pengurus Pimpinan Wilayah Wanita Islam Provinsi Maluku beserta jajaran dan seluruh Pengurus Pimpinan Daerah Wanita Islam Kabupaten Kepulauan Aru masa bakti 2026–2029.
Pelantikan ini menjadi awal bagi pengurus baru untuk menjalankan program organisasi secara konsisten serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat.
Lebih dari sekadar pergantian kepengurusan, momentum tersebut diharapkan menjadi awal pengabdian baru bagi Wanita Islam dalam menghadirkan program-program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan berpegang pada amanah, memperkuat ukhuwah, dan menjunjung semangat pengabdian, Wanita Islam Kabupaten Kepulauan Aru diharapkan terus meningkatkan kiprahnya serta memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial, keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Kepulauan Aru. (*)
Dapatkan sekarang