AMBON,AT-Kejuaraan Karate Garuda Yaksa Championship (GYC) edisi keempat Tahun 2025 ditutup Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Rabu (17/9) di Sport Hall, Karang Panjang Ambon.
Kejuaraan yang digelar selama tiga hari, sejak 15 September hingga 17 September itu, mempertemukan 930 karateka dari berbagai perguruan karate di Bumi Raja-raja.
Kejuaraan ini mempertandingkan beberapa kelas dari tujuh kategori usia, mulai dari usia dini 8 tahun hingga kategori senior 18 tahun ke atas dan kelas KATA.
Dalam sambutannya, Lewerissa mengapresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, official, juri, serta panitia penyelenggara atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini.
“Terima kasih saya sampaikan kepada semua atlet, pelatih, official, serta dewan juri. Kalian semua telah menunjukkan semangat sportivitas yang luar biasa. Kejuaraan ini bukan hanya tentang medali, tapi pembentukan karakter dan persahabatan,” ujar Lewerissa saat menutup event GYC.
Pada kesempatan itu, Lewerissa mengingatkan tiga poin penting kepada seluruh peserta GYC.
"Pertama, ajang ini bukan hanya menjadi ajang bagi para atlet untuk meraih prestasi, tapi juga menjadi wadah mempererat ikatan silaturahmi diantara sesama, " tegasnya.
Kedua, lanjut Lewerissa, bagi karateka yang berhasil meraih juara, agar jangan cepat puas diri tetapi harus memacu diri untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi, dan kepada yang belum berhasil agar jangan putus asa. Teruslah berlatih untuk meraih prestasi di ajang yang akan datang.
"Saya yakin sungguh bahwa event ini membawa dampak yang signifikan bagi lahirnya karateka muda di Maluku, " ulasnya.
Terakhir, imbuh Lewerissa, pemerintah daerah senantiasa mendukung setiap ajang olahraga dan semoga melalui ajang ini diharapkan agar upaya pembinaan olahraga di daerah ini dapat berjalan dengan baik.
"Dengan sistem pembinaan yang terpadu, kerja keras dan komitmen kita bersama, saya yakin pretasi olahraga Maluku akan meningkat kedepan," demikiam Lewerissa.
Di tempat yang sama, Sam Latuconsina, Ketua KONI Maluku menuturkan, event olahraga belakangan ini mulai marak digelar, mulai dari Kejurda Pencak Silat, Voli, Tenis Meja, Futsal hingga GYC.
"Tentu mengapresiasi inisitiaf pengurus Forki Maluku yang telah menggelar turnamen berskala nasional ini," ucapnya.
Latuconsina berharap, ajang ini akan menghasilkan atlet potensial yang bisa mengharumkan nama Maluku di pentas PON Beladiri mendatang.
"Semoga atlet Maluku bisa berprestasi di tingkat nasional," kunci Latuconsina.
Diakhir penutupan, suasana semakin hangat ketika Lewerissa dan Latuconsina turun dari podium dan menyapa langsung para atlet dan penonton. (Cal)
Dapatkan sekarang