AMBON,AT- Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura kembali menyelenggarakan konferensi internasional tahunan, ICAST 2025, selama dua hari di gedung FST lantai IV. Yang merupakan kelanjutan dari International Conference on Basic Science (ICBS), yang kini mengganti namanya menjadi International Conference on Advanced Science and Technology (ICAST), saat ini, memasuki tahap ke 11.
Konferensi kali ini mengangkat tema, “Imaging Technology as Product of Science and Their Impact on Society”, menyoroti bagaimana sains dasar melahirkan teknologi baru dan memberi pengaruh nyata bagi kehidupan masyarakat.
Ketua panitia, ICAST 2025, Dr. Harmanus Batkunde, S.Si., M.Si, mengatakan, ada lebih dari 200 peserta dari dalam dan luar negeri mengikuti kegiatan ini, baik secara daring maupun tatap muka. Para peneliti mempresentasikan karya ilmiah mereka dalam 9–10 kelas paralel, mewakili 39 institusi dari berbagai negara.
"Seluruh hasil presentasi akan diterbitkan dalam bentuk paper dan di submit ke jurnal nasional maupun internasional, termasuk yang terindeks SINTA dan Scopus, serta prosiding Universitas Pattimura. Selain itu, konferensi ini menjadi wadah membangun jejaring kolaborasi internasional yang diharapkan berdampak tidak hanya pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembuat kebijakan publik," tuturnya.
Dijelaskan, melalui ICAST 2025, pihaknya berharap, penelitian yang lahir dari forum ini tidak hanya memperkaya dunia akademis, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan.
Sementara itu ditempat yang sama, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unpatti, Dr. Henry J. Wattimanela, S.Si., M.Si, mengatakan, seminar internasional ini menjadi wadah penting untuk memperkaya wawasan, menerima perkembangan terbaru di bidang sains dan teknologi, serta membuka ruang kolaborasi lintas institusi dan negara.
“Melalui forum ini, kami berharap kualitas kegiatan semakin meningkat, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun jejaring akademik. Bagi mahasiswa, seminar ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan menumbuhkan semangat penelitian, yang merupakan salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.
ICAST 2025 menghadirkan keynote speakers internasional dari Perancis (Prof. Alessandra Sarti), Indonesia (Dr. Ikha Magdalena, M.Si), Malaysia (Dr. Nur Farhana Jaafar), Jepang (Prof. Ikegami Tomoaki, Dr. Eng), dan Taiwan (Prof. Jose Rajan, Ph). (Leo)
Dapatkan sekarang