Tutup Diklat 3 In 1 di Bursel, Ini Harapan Mercy Barends
Mercy Barends pose bersama puluhan peserta Diklat 3 In 1 di Bursel, kemarin. --Edy/Ameks.
FaizalLestaluhu
18 Sep 2023 09:07 WIT

Tutup Diklat 3 In 1 di Bursel, Ini Harapan Mercy Barends

NAMROLE,AT-Anggota Komisi VII DPR- RI Mercy Christy Barends berharap 50 peserta  Pendidikan dan Latihan (Diklat) 3 (Tree)  In 1 ( One)  Pembuatan Aneka Olahan Berbasis Ikan yang dilaksanakan oleh Balai Diklat Industri Makasar bekerjasama dengan Komisi VII DPR- RI bisa mengembangkan usaha mikro di Kabupaten Buru Selatan. Harapan ini disampaikan  Barends saat menghadiri kegiatan penutupan  Diklat di Desa Wamsisi, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, kemarin Sabtu (16/9) . 

Srikandi asal Maluku ini juga berharap, peserta diklat menjadi  peserta  yang terlatih, karena telah mendapatkan banyak pengetahuan setelah mengikuti Diklat bagaimana membuat berbagai macam olahan berbasis   ikan.  

"Mereka (ibu-ibu) yang melakukan usaha-usaha mikro telah  mendapatkan ketrampilan dan, pengetahuan  yang terlatih untuk meningkatkan kualitas usaha mikro mereka," ujarnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi ini mengaku, peserta Diklat bisa  menjadi pengusaha kecil walapun hanya pengusaha mikro, tetapi   berkompoten.

"Karena mereka mendapatkan sertifikasi. Dan sertifikasi  ini bukan sertifikasi yang asal-asalan.  Saya berharap  mereka  bisa menjadi pelatih atau instruktur lokal (Terning of Trener), jika ada kegiatan pelatihan yang dibuat oleh pemerintah daerah atau lembaga lainnya," kata Barens 

Dengan mengantongi sertifikat  dari hasil Diklat ini, sebut  Barens,  peserta bisa bekerja  di pabrik ikan  atau perusahan-perusahan besar.

"Kalau di Jawa  mereka bisa  langsung ditempatkan di  perusahan untuk bekerja. Sayangnya di Maluku  industri  perikanan kita masih terbatas," sebutnya.

Pemerintah daerah kabupaten Buru Selatan, kata Barens, harus memperhatikan peserta Diklat ini.  Paling tidak ada keberpihakan kepada mereka. 

"Harus ada  Perda yang mengatur tentang usaha kecil dan menengah. Kalau kita tidak bisa memanfaatkan potensi sumberday alam yang ada untuk dimasukan dalam rantai pasok   baik di Maluku maupun di tingkat nasional," katanya mengingatkan.

Sementara itu, Sekertaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Buru Selatan, Umar Mahulette yang menutup kegiatan Diklat ini mengapreasi langkah yang dilakukan anggota Komisi VII DPR- RI Mercy Christy Barends yang telah menggandeng Balai Diklat Industri Makasar untuk memberikan pelatihan kepada 50 orang ibu rumah tangga tentag  Pengolahan Aneka Olahan Berbasis  Ikan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, kami memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan ini," ucapnya. 

Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, tutur Mahulette, siap mendukung dan mensuport  semua kegiatan pelatihan yang nantinya bisa mengembangkan usaha mikro di kabupaten ini.

"Mestinya  pelatihan-pelatihan ini harus didukung oleh pemerintah daerah. Karena ada  sumberdaya yang kita miliki," ungkapnya.

Pemkab Bursel, lanjut Mahulette, juga pernah melakukan hal-hal seperti ini, tetapi itu tidak dimanfatakan dengan baik.   Hal ini juga karena tidak ada tenaga pendamping untuk mendampingi mereka dalam berusaha. Ini juga yang menjadi kendala dalam  setiap pelatihan dilakukan.

 “Kalau ada pendamping, maka sudah tentu  pendamping memiliki   tugas dan tanggungjawab  untuk mengarahkan mereka," demikian Mahulette. 

Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten I Tata Pemerintahan Sekda Bursel Ruslan Makatita, Pimpinan Organisasj Perangkat Daerah (OPD) , anggota DPRD Bursel, Anselany Orpa Seleky, Ahmad Umasangadji, serta puluhan peserta Diklat.( ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai