AMBON,AT-Sebuah truk berpenumpang 41 pelajar mengalami kecelakaan di Desa Hatu, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (12/11) sore. Empat orang meninggal, dan sisanya luka ringan hingga berat.
Informasi yang diiperoleh media ini, mobil dump truck ataau truk pengangkut material mermerek Toyota berwara hijau tanpa nomor polisi, itu dikemudikan Akbar Lesipala dari arah Atiahu, Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menuju Negeri Piliana (Ninifala), Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah. Truk itu berpenumpang 41 penumpang siswa SMA Muhammadiyah Atiahu dan mahasiswa PPL Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta (STAIS) Seram Timur.
Setelah dari Ninifala hendak kembali menuju Atiahu, pengemudi memacu kendaraannya dengan kecepatan pelan dengan kondisi jalan turunan rusak. Sesampainya di TKP, diduga rem blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya dan langsung keluar jalur hingga terjatuh ke jurang dan terbalik.
Akibat kejadian tersebut, orang siswa yakni Hanafi Wailissa, Arsel Tuny, Maya Lesa, dan seorang guru sekolah di Negeri Atiahu bernama Ibrahim meninggal. Sedangkan penumpang lainnya luka-luka ringan dan berat sehingga dilarikan ke Puskesmas perawatan Tehoru , Pustu Yaputih, dan Pustu Hatu untuk mendapatkan perawatan.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Maluku Tengah, AKBP. Dax Emanuelle mengatakan, truk yang ditumpangi para pelajar itu terbalik saat melewati jalan umum jalur Negeri Piliana, tepatnya di tanjakan tikungan pertama arah ke Negeri Piliana Desa Hatu, Kecamatan Tehoru.
"Sekitar pukul 17.00 WIT, kecelakaan itu terjadi," jelas Kapolres melalui press release yang diterima media ini, tadi malam.
Sedangkan korban luka-luka adalah Said Kaplale, Tika Samual, Rafina Walakuka, Gumala Patisahusiwa, Elsa Namadula, Sfrijan Wala, Marsya Namadula, Warda Sanikun, Rismawati Keliwawa, Ois Tuharea, Amina Walakula, Warna Hulukala, Hairia Walakula, Iko Lou, Endri Sandri Wailissa, dan Sania Rumbaroa.
Berikutnya, Dian Lestari Kwaikamtela, Sapri Tajri Kilian, Abdul Karim Kilian, Alkindi Wailissa, Nadia Holle, Wafdda Isanekon, Cece Bugis, Dian Melani Tuharea, Miskia Loklomin dan Sabila Kaplale. Nama dan jumlah korban ini belum divalidasi pihak berwenang. (Jen/Ely)
Dapatkan sekarang