AMBON,AT-Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mulai mengepakkan sayap-sayap mudanya untuk mengamankan lumbung suara di seluruh Indonesia pada Pemilihan umum (Pemilu) serentak Tahun 2024 mendatang.
Tunas Indonesia Raya (Tidar) yang menjadi sayap organisasi kepemudaan Gerindra, meyakini partai besutan Prabowo Subianto ini bakal kembali berjaya. Hal ini disampaikan Ketua Umum Pusat Tunas Indonesia Raya (TIDAR), Rahayu Saraswati saat menghadiri Pelatihan Tunas III dan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Provinsi Maluku di salah satu hotel ternama di Kota Ambon, Rabu (27/9).
Saraswati menyampaikan bahwa, TIDAR merupakan sayap partai Gerindra yang dibentuk untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin selanjutnya.
“Untuk menjadi seorang pengurus TIDAR harus mengikuti pelatihan Tunas. Untuk menjadi pengurus cabang harus mengikuti pelatihan Tunas I dan II, untuk pengurus Daerah harus mengikuti Pelatihan tunas III dan untuk menjadi pengurus pusat harus mengikuti pelatihan Tunas IV, ” ujarnya.
Menurut Saraswati, TIDAR sebagai sayap partai Gerindra yang punya mandat jelas untuk memenangkan suara pemilik unggulan dan juga pemuda pemudi indonesia. Bahkan sejak awal berdirinya TIDAR pada tahun 2008 sampai skarang dengan pemilih di Indonesia 56%. Ini adalah generaai milenial yang menjadi sebuah keniscayaan dan sebuah hal yang sangat penting.
"TIDAR didirakan kembali kembali untuk bisa memenangkan susuar milenial khususnya untuk Gerindra dan Prabowo Subianto untuk kita jadikan Presiden di Tahun 2024," ungkapnya.
Saraswati yakin bahwa, dengan hasil survei yang cukup memuaskan bagimana pak Prabowo.
"Ini menjadi pesan bapak Prabowo, beliau selalu menyampaikan seribuh kawan terlalu sedikit, sedangkan satu lawan terlalu banyak," katanya.
Saraswati juga menyinggung terkait relawan. Menurutnua, untuk deklarasi relawan kami serahkan kepada masing masing untuk mendeklarasikan.
"Rerawan itu di luar struktur, jadi tidak diarahkan dari pusat, kami serahkan kepada setiap relawan untuk bisa mendeklarsikan dirinya masing masing hanya perlu untuk didaftarkan di rumah relawan pusat di jakarta dibawah kendali Fauzi Badilah," demikian Saraswati.
Sementara itu, Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengatakan, pendidikan politik merupakan tuntutan dari perkembangan demokrasi yang saat ini terus berkembang. Karena itu, melalui pendidikan politik inilah masa depan politik suatu negara dapat diharapkan suatu keberhasilannya.
"Pendidikan politik saat ini sudah menjadi salah satu perhatian pemerintah mengingat pemahaman politik yang baik oleh warga negara indonesia teristimewa generasi muda. Maka harus dijadikan sebagai sebuah modal awal tercipta sistem politik suatu negara yang baik, " jelas Wattimena.
"Dengan adanya sistem politik yang maka kami yakin dan percaya masyarakat Maluku khususnya Kota Ambon sudah siap memasuki Pemilu tahun 2024," sambungnya.
Pada kesempatan itu, Wattimena mengajak seluruh pimpinan partai politik teristimewa organisasi TIDAR yang melaksanakan pelatihan Musdalub ini agar dapat menumbuhkan kesadaran politik pada generasi muda. Dan juga dapat membangun kesadaran positif dalam berpolitik di generasi muda dalam berpartisipasi bersama-sama membangun daerah .
"Semoga kegiatan Musdalub hari ini tidak saja menjadi agenda internal sebuah organisasi tetapi mampu memberikan pemahaman bersama untuk mengembangkan sebuah generasi dan organisasi dalam kepentingan bersama membangun negeri," pungkasnya.
Hendrik Lewerisaa, Ketua DPD Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Maluku, Hendrik Lewerissa dalam sambutannya yang di bacakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut mengatakan, menjadikan Pak Prabowo Subianto Sebagai Presiden 2024 itu adalah tugas berat kami. Olehnya itu Gerindra telah menjadi partai pemenang terbesar kedua kita.
" Yang pekerjaan rumah kita saat ini, kita belum sempat mengatarkan bapak Prabowo menjadi Presiden. Karena itu keyakinan kami 2024 bapak Prabowo Subianto jadi Presiden, " singkatnya. (JP)
Dapatkan sekarang