MAKASSAR,AT-Tenun Fenisa 05 dari Makassar menggandeng perajin tenun asal Maluku untuk berkolaborasi, dengan tujuan memperkuat daya saing kain tenun Nusantara di pasar nasional dan internasional.
Pemiliknya, Lindayati, menuturkan, bahwa bisnisnya berkembang berkat partisipasi aktif dalam pameran dan program pemerintah daerah, termasuk kegiatan Dekranasda. Kain tenunnya kini telah menembus pasar kolektor dengan harga hingga Rp25–27 juta.
"Pentingnya kolaborasi antardaerah, bukan persaingan, untuk memajukan produk lokal. Lindayati juga pernah tampil dalam BI SAFE 2021 di Jakarta, berkolaborasi dengan desainer Maluku," katanya kepada awak media, beberapa waktu lalu sambangi Tenun Fenisa 05.
Menurutnya, Produk Tenun Fenisa 05 kini sering dijadikan suvenir instansi pemerintah dan swasta, dengan harga mulai Rp1,5 juta hingga Rp7 juta.
"Selain kualitas, Lindayati menilai kemasan dan storytelling berperan penting dalam menarik pembeli," tuturnya.
Ia, bahkan mengenang, pengalaman lucu saat dulu mengirim pesanan dengan dus Aqua, sebelum akhirnya dibantu Bank Indonesia membuat kemasan profesional?
Kini, dengan dukungan berbagai pihak, Tenun Fenisa 05 terus meningkatkan standar dan nilai jual produknya. (Leo)
Dapatkan sekarang