SAUMLAKI, AE.--Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) telah sukses menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi. Hal ini semakin menguatkan KKT sebagai daerah dengan toleransi tinggi di Maluku.
Bagaimana tidak, meskipun mayoritas penduduknya beragama Kristen, KKT mampu dan sukses menyelenggarakan ivent bagi umat Muslim yang jumlahnya hanya empat persen. Selain itu, juga dibuktikan pada saat suatu agama mengadakan hari raya, agama lain menghormati bahkan ikut menjaga sebagai bentuk toleransi antar-umat beragama.
Tak hanya itu, taman toleransi dibangun di pusat kota maupun desa-desa. Di taman-taman itu terpasang ornamen-ornamen keagamaan, seperti miniatur masjid, ornamen masa Pra Paskah dan Paskah dan lain-lain yang ditata rapi di tengah taman.
Pantauan Ambonterkini.id, Minggu (3/4) meskipun MTQ telah selesai, namun ornamen masih terpasang. Apalagi saat ini umat muslim telah memasuki bulan Ramadan.
Masyarakat terlihat senang dengan ornamen ini, karena menjadi spot foto yang menarik bagi mereka.
“Beruntung Tanimbar mempunyai toleransi yang luar biasa baik. Sehingga biarpun sekarang umat Kristen telah memasuki minggu-minggu sengsara, tolaransi itu tetap berjalan. Saling menghormati," ujar Ketua Tim Penggerak PKK KKT Ny. Joice Fatlolon, saat meninjau taman-taman toleransi dari Desa Tumbur hingga pusat kota.
Lanjut dia, toleransi tinggi masyarakat Tanimbar juga telah dibuktikan dengan kehidupan harmonis antar pemeluk agama. "Jadi, bukan sekedar ornamen-ornamen keagamaan tapi sudah dibuktikan dengan pola hidup keseharian masyarakat Duan Lolat yang menjunjung tinggi toleransi,” jelasnya.
Pembuatan taman toleransi ini menunjukkan nilai toleransi yang sangat tinggi. Untuk menghargai itu, menurut Joice, akan diberikan penghargaan kepada peraih taman toleransi terbaik.
Hadiahnya pun cukup besar, dimana juara pertama diberikan uang tunai senilai Rp10 juta, juara kedua Rp7.500.000, dan juara tiga Rp5 juta.
"Kriteria penilaiian telah ditetapkan. Intinya ada nilai toleransi di dalamnya, adanya ucapan MTQ dan Paskah, terus harus ada tempat cuci tangan, tempat sampah yang berkaitan dengan protokol covid-19," tandasnya. (say)
Dapatkan sekarang