SAUMLAKI, AT--Cemburu jadi alasan Michael Glen Makatita membunuh istrinya, Natalia Geraldina Unaola. Glen sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan Polres Kepulauan Tanimbar.
Kapolsek Tanimbar Selatan,l Kapolsek Tansel Iptu Axel Panggabean mengatakan, pasa pelaku menduga korban memiliki pria idaman lain.
"Yang bersangkutan sudah pisah ranjang dan keduanya ingin kembali bersama. Motifnya bukan karena ekonomi, tapi karena cemburu, korban diduga memiliki pria idaman lain," katanya.
Pelaku mendapati percakapan antara korban dan pria yang diduga selingkuhan Natalia di aplikasi Whatsapp (WA) pada telepon genggam milik istrinya.
"Jadi korban masih ada suami, tapi karena pisah ranjang ada laki-laki lain yang mendekati korban dan chatting WA. Chatting tersebut kemudian diketahui pelaku," jelas Axel.
Saat membunuh istrinya dengan pisau dapur tersebut, pelaku dalam kondisi sadar. "Kemarin kami telah memeriksa saksi-saksi. Diantaranya ibu kandung tersangka dan juga pelapor. Murni hanya memang cemburu," tandas dia.
Saat ini, pelaku telah ditetapkan tersangka dan telah ditahan pada rutan Polres KKT. Pihaknya juga sudah melayangkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri KKT.
Diberitakan sebelumnya, pembunuhan berlatar belakang perselingkuhan suami istri terjadi di Kota Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT). Seorang suami menusuk istrinya hingga tewas.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Minggu (27/3) sekitar pukul 12.00 WIT. Pelaku menusuk korban hingga tewas dengan pisau.
Kejadian naas tersebut bermula saat pelaku hendak mengantar anaknya untuk mengikuti ibadah Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI). Namun sebelum mengantar anaknya, pelaku meminjam telepon genggam (HP) milik korban yang saat itu masih dipegang oleh anak mereka, LM, untuk bermain game dan menonton aplikasi tiktok.
Setelah berhasil mengambil HP korban, pelaku kemudian memeriksa isi percakapan WhatsApp (WA) dan menemukan bukti percakapan atau chat mesra antara korban dengan laki-laki lain berinisial G. Alhasil, pelaku menjadi gelap mata.
Dengan santainya, pelaku berjalan ke dapur rumahnya untuk meminum segelas air putih. Kemudian mengambil sebilah pisau yang berada di jendela dapur.
Tanpa membuang waktu, pelaku mendekati korban yang sedang menjemur pakaian. Sontak dia marah. Ia menghardik istrinya.
"Kenapa ose (kamu) datang baik-baik, namun masih baku chatting dengan laki-laki lain?" tanya pelaku, dengan nada marah.
Belum sempat menjawab, Natalia merenggang kesakitan ketika pisau tajam yang dipegang suaminya tertancap di pungung kirinya. Sekali menusuk korban, pelaku langsung menumpang ojek ke kantor Polsek Tansel untuk menyerahkan diri.
Sementara itsrinya dinyatakan telah meninggal dunia pada pukul 13.37 WIT di RSUD dr. PP Magretti Saumlaki. (say)
Dapatkan sekarang