NAMROLE,AT-Wakil Bupati (Wabup) Buru Selatan (Bursel),Gerson Elieser Selsily memastikan stok bahan pokok (Bapok) masyarakat di sejumlah pasar dalam wilayah Kota Namrole ibukota menjelang puasa hingga Idul Fitri 1445 Hijriah tersedia dalam jumlah yang cukup dan aman. Hal ini disampaikan Wabup saat melakukan Inspeksi Mendadag ( Sudah) di pasar Modern Kait Wait maupun pasar Koperasi Barasehe, kemarin.
"Jadi, kunjungan ke pasar ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok lmenghadapi puasa sampai Idul Fitri harus tersedia dan harga kebutuhan Bapok terjangkau,"ungkapnya.
Selsily mengaku, berdasarkan hasil percakapan yang dibangun bersama pedagang maupun distributor, ada sedikit kendala terkait bahan pokok seperti Beras dan Gula. Namun kendala ini akan segera teratasi karena dalam beberapa hari ke depan kapal Tol Laut akan masuk di Bursel yang mengangkut semua Bapok.
"Dalam satu dua hari ini kapal Tol Laut akan masuk. Semua stok sembako stabil dan aman. Bakan informasi yang kami terima dari pedagang dan ldistributor maupun bahwa stok bahan pokok itu tetap tersedia sampai dengan hari raya dan semuanya lengkap," ujarnya
Untuk komoditi cabai, kata Selsily, ketersediannya sedikit berkurang. Hal ini diakibatkan karena pedagang dari Unit (Kabupaten Buru) yang turun langsung ke petani cabai di Desa Waetawa dan Waelikut untuk membeli cabai, sehingga stok yang masuk ke pasar Namrole menjadi sedikit dan berpengaruh kepada harga cabai di Pasar Namrole.
"Kami sudah siap mengantisipasi hal itu. Karena bukan saja cabai didatangkan dari Waetawa dan Waelikut , tapi ada juga dari Waefusi dan di daerah-daerah lain juga yang disiapkan untuk masuk ke Pasar Namrole sehingga stoknya aman bagi masyarakat," sebutnya.
Sementara untuk beras yang alami lonjakan harga, tutur Selsily, dalam waktu dekat akan normal. Karena ada pasokan beras yang dalam waktu dekat masuk dengan kapal Tol Laut.
"Saat ini selisih harga hanya Rp 1000,00. Kalau beras yang dipasok dengan Tol Laut sudah masuk, maka berasnya akan melimpah dan harganya akan turun dan normal lagi. Distributornya sudah kami komunikasikan," tandasnya.
Dalam Sidak di Pasar, Wabup ditemani sejumlah kepala dinas, sekretaris dinas dan sejumlah Sat Pol PP.
Sebelumnya pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan, Dominggus Seleky mengatakan, ketersediaan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) masyarakat jelang pelaksanaan Bulan Suci Ramadan yang akan berlangsung 10 Mret 2024 mendatang stoknya aman dan tersedia dalam jumlah yang cukup.
“Untuk stok kebutuhan pokok masyarakat jelang Bulan Puasa, saya kira tidak ada masalah. Semuanya tersedia dalam jumlah yang cukup dan aman,”ujar Seleky.
Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tersebut serta harga-harga di pasaran, Seleky mengaku telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan semua stok kebutuhan masyarakat termasuk masalah harga. Langkah ini dilakukan untuk mengantsipasi bila ada kebutuhan masyarakat yang harganya melambung dari harga enceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintan .
“Saya akan turunkan tim untuk melakukan pengecekan di lapangan. Karena dari data lapangan, kita bisa mengambil langkah- langkah yang diperlukan ,”janjinya.
Seleky mengaku, lancarnya transportasi dari dan ke Buru Selatan, sangat berpengaruh dalam mendukung stok kebutuhan pokok masyarakat di Kota Namrole ibukota Kabupaten Buru Selatan. Selain itu, kondisi cuaca yang mendukung beberapa waktu belakangan ini juga ikut membantu dalam mendistribusi berbagai kebutuhan masyarakat baik itu dari Kota Ambon maupun dari Kota Namlea.
“Saat ini kondisi cuaca sangat bersahabat sehingga tranportasi baik laut, darat dalam menunjang distribusi kebutuhan masyarakat terutama Sembako juga berjalan dengan lancar,” sebutnya.
Mantan kepala Bidang Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini berjanji, akan memantau terus ketersedian kebutuhan pokok masyarakat menjelang pelaksanaan bulan puasa maupun jelang perayaan Idul Fitri 10 April 2024 mendatang.
“Karena ini momentum dimana terjadi peningkatan pembelian kebutuhan pokok masyarakat sehingga perlu antisipasi ketersediaanya, untuk masyarakat yang ada di kabupaten dengan julukan Lolik Lalen Fedak Fena ini,” pungkasnya. (Edy)
Dapatkan sekarang