MASOHI, AT--- DPRD Maluku Tengah melakukan penyegaran terhadap Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Meski alot hingga ricuh, pergantian ketua komisi telah dituntaskan.
Wakil Ketua DPRD Maluku Tengah (Malteng), Demianus Hattu menyatakan penyegaran AKD merupakan amanat dari peraturan pemerintah dan tata tertib DPRD, yang menyebutkan penyegaran AKD dilakukan sekali dalam setengah periode.
"Agenda DPRD tadi adalah rolling struktur kepemimpinan Alat Kelengkapan Dewan yakni dengan jalur musyawarah atau pemilihan ketua, wakil ketua dan sekretaris komisi," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (14/7).
Berdasarkan hasil pemilihan, ketua komisi I dan III tidak terganti, masih tetap dipimpin Zeth Latukarlutu dan Syahbudin Hayoto. Keduanya didukung mayoritas anggota komisi.
Sementara komisi II diketuai Hassan Alkatiri dari Fraksi Golkar, dan Arman Mualo dari Fraksi Keadilan, Persatuan dan Solidaritas (KPS) terpilih sebagai ketua komisi IV. Pemungutan suara calon ketua komisi IV sempat ricuh.
Namun kegaduhan tersebut dapat diatasi oleh pihak keamanan dewan. Ketua DPRD Maluku Tengah, Fatzah Tuankotta menilai, kegaduhan tersebut merupakan hal yang wajar.
"Saat itu saya sampaikan sebelum jalannya sidang, jika ada yang tak terpilih sebagai ketua Komisi, saya harap kita semua legowo dan dapat bekerja sama untuk rakyat lewat komisi IV ini," jelasnya.
Ia mengatakan, sebelum jalannya pemilihan ketua komisi IV, pihaknya telah menawarkan mekanisme pemilihan kepada pemegang hak suara.
"Kami memulai dengan menawarkan apakah pengangkatan ketua Komisi IV ini dilakukan dengan musyawarah mufakat atau pemilihan. Dari 9 anggota komisi, 7 anggota setuju pemilihan secara tertutup, dan 2 setuju untuk pemilihan secara terbuka," imbuhnya.
Terdapat empat calon ketua Komisi IV yakni Arman Mualo dari Fraksi KPS (Keadilan, Persatuan dan Solidaritas), Sukri Wailissa dari Fraksi PKB, Djailani Tomagola dari Fraksi Demokrat dan Ajlan Alwi dari Fraksi Nasdem.
"Namun hasil voting dengan memberikan hak suara secara tertutup itu Arman Mualo mendapat suara terbanyak yakni 4 suara, disusul Sukri Wailissa 3 Suara dan Ajlan Alwi serta Djailani Tomagola masing-masing 1 suara," bebernya.
"Dan saat itu saya sudah sampaikan dengan hasil tersebut yang berhak menjadi ketua Komisi IV adalah saudara Arman Mualo. Akan tetapi tak lama terjadi keributan itu," tutupnya. (DW)
Dapatkan sekarang