NAMROLE,AT-Hendra Suneth, nelayan asal Desa Lektama Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan yang dilaporkan hilang saat melaut Senin (23/6) dinihari sekira pukul 03:00 WIT akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Suneth ditemukan oleh La Inci Kaliki bersama sejumlah rekan nelayan, mayarakat Desa Lektama, aparat kepolisian, Tagana dan BPBD yang melakukan pencarian sejak pagi hingga siang hari. Ia ditemukan sekira pukul 13: WIT. Saat ditemukan Sunet terapung ditengah laut dengan menggunakan penutup Box Ikan yang biasanya ia gunakan saat melaut.
Sementara Loangbood yang digunakan untuk melaut tenggelam dihantam ombak akibat cuaca ekstrim. Suneth langsung dilarikan ke Puskemas di desa tersebut untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan, Abas Tamher yang di konfirmasi media ini membenarkan penemuan Suneth.
"Benar, setelah dilakukan pencarian korban (Hendra Suneth) ditemukan oleh masyarakat yang melakukan pencarian di perairan laut Buru Selatan," akuinya.
Setelah ditemukan, lanjut Tamher, Suneth langsung dibawah ke Puskemas Desa Lektama untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Karena kondisi lemas korban langsung di ke rumah Puskemas untuk mendapatkan pertolongan oleh tenaga media, " sebutnya.
Untuk mengindari adanya korban- korban berikutnya, Tamher mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ketika kondisi cuaca ekstrim terutama di laut.
"Saya minta kepada masyarakat, terutama nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut di tengah kondisi cuaca ekstrim. Karena sangat rentan terhadap keselamatan jiwa. Banyak sudah peristiwa nelayan hilang akibat melaut di tengah kondisi cuaca yang yang ekstrim dan tida bersahabat . Ini harus menjadi perhatian kita semua," katanya mengingatkan.
Sebelumnya diberitakan media ini, Hendra Suneth warga desa Lektama kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan yang berprofesi sebagai nelayan dilaporkan hilang saat melaut di perairan laut Buru Selatan.
Informasi yang di peroleh, korban sekira pukul 03:00 WIT Senin (22/6) dini hari keluar rumah untuk mencari ikan dilaut. Setelah pergi beberapa saat korban memberitahukan kepada istrinya bahwa bodi yang di tumpanginya saat melaut tengelam dihantam ombak akibat cuaca ekstrim. Istri koran yang mendengar informasi itu langsung menyampaikan untuk masyarakat desa Lektama.
Mengetahui informasi ini, para nelayan dan masyarakat, BPBD dan aparat kepolisian Polres Buru Selatan berusaha mencari korban.(Edy)
Dapatkan sekarang