Edwin : Hari Ini Tiga Karateka Bertanding
AMBON,AT-Kobaran semangat dan tekad juara menyelimuti kontingen karate Maluku. Mereka siap bertarung di ajang PON (Pekan Olahraga Nasional) Beladiri di Kudus, Jawa Tengah.
Pertandingan cabang olahraga karate akan digelar pada 23–25 Oktober 2025, dan Tim Karate Maluku datang dengan persiapan matang serta target tinggi menjadi yang terbaik di arena PON.

Albert Fenanlampir saat memberikan penguatan mental kepada karateka sebelum bertanding. --Faiz/AT.
Di bawah bendera Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Maluku, para karateka pilihan ini telah melewati proses panjang dan disiplin. Seleksi ketat, perangkingan objektif, hingga pemusatan latihan penuh (Pelatda) dijalani dengan semangat pantang menyerah.
“Kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Beberapa karateka kita punya prestasi nasional, dan itu jadi modal besar untuk tampil percaya diri di Kudus,” ujar Manajer Tim PON Beladiri Maluku, Edwin Uneputty kepada media ini di Kudus, Kamis (23/10) pagi.
Pria murah ini melanjutkan, semangat para karateka makin membara karena dukungan langsung dari Ketua Umum FORKI Maluku, Hendrik Lewerissa sebelum bertolak ke Kudus dan juga dukungan dari Pak Sam Latuconsina serta seluruh pengurus KONI Maluku.
“Pak Hendrik maupun Pak Sam telah berpesan agar seluruh atlet bertanding dengan sportivitas dan menjunjung tinggi nama baik Maluku. Semoga ini energi luar biasa bagi kami semua,” ucapnya.
Hari ini, lanjut dia, ada tiga karateka yang bertanding, yakni Derol Telussa, Fredy Cibi, Prisilya Termature.
"Selain dukungan moral, tim juga karate juga mendapat bimbingan teknis dan mental dari dari Komandan Pengendali Tim PON Beladiri Maluku, Albert Fenanlampir," beber dia.
"Saya juga bersyukur karena seluruh atlet berada dalam kondisi prima dan siap tempur di ajang nasional ini, " sambung dia.
Edwin menambahkan, dengan persiapan matang, kekompakan solid, dan doa seluruh masyarakat di Bumi Raja-raja siap menorehkan tinta emas di PON Beladiri 2025.
“Kami bukan hanya datang untuk bertanding. Kami datang untuk menang dan membawa pulang mendali dari Tanah Kudus," demikian Edwin menegaskan. (ZAL)
Dapatkan sekarang