Selsily : Anak Penerus Cita-cita Perjuangan Bangsa
Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Elieser Selsily foto bersama Sekda Umar Mahulette, Kapolres AKBP M Agung Gumilar,SIK dr Nita Mairuhu usai membuka kegiata. Pengobaran Gratis, Skrining dan Konsultasi Tumbuh Kembang anak yang berlangsung di gedung serbaguna, kemarin.---Istimewa.
FaizalLestaluhu
02 Jul 2023 22:22 WIT

Selsily : Anak Penerus Cita-cita Perjuangan Bangsa

NAMROLE,AT-Masa depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak saat ini. Semakin baik  kualitas anak-anak semakin baik pula  kehidupan masa depan  bangsa  Indonesia  umumnya dan khususnya  di Kabupaten Buru Selatan. Demikian hal ini disampaikan Wakil Bupati  Buru Selatan Gerson Elieser Selsily dalam sambutan tertulisnya saat membuka kegiatan  Pengobatan Gratis, Skrining  dan Konsultasi  Tumbuh Kembang Anak di Kabupaten Buru Selatan  yang berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Kabupaten Buru Selatan, kemarin. 

Selsily mengungkapkan, anak merupakan potensi dan penerus  cita-cita perjuangan bangsa Indonesia yang harus mendapatkan  perhatian dari semua pihak,  pemerintah daerah secara umum dan khusunya orang tua  di dalam keluarga. Hal ini  berkaitan  dengan jaminan pemenuhan hak dan perlindungannya.

"Dalam rangka  menjamin  pemenuhan hak  dan  perlindungan anak , maka  perlu mendapatkan perhatian yang berhubungan  dengan pertumbuhan  fisik, mental  dan sosial yang utuh, " jelasnya. 

Dikatakan, kegiatan Pengobatan Gratis, Skrining  dan Konsultasi  Tumbuh Kembang Anak di Kabupaten Buru Selatan yang berlangsung saat ini merupakan niat tulus  dari seorang anak negeri  yang  telah mengabdi dan berdedikasi  memberikan pelayanan kepada masyarakat Buru Selatan  sejak Juni 2013 hingga saat ini.

"Niat yang tulus  dan  doa serta kerja keras  sang dokter  dilatarbelakangi oleh, pertama anak-anak dikabupaten Buru Selatan harus sehat. Kedua,  status gizi anak-anak di Bursel berdasarkan Survey  lStatus Gizi Indonesia (SSGI)  pada tahun 2022 , Prevalensi Balita  Stunting ( Tinggi Badan Kurang Menurut Umur)  tertinggi di Provinsi Maluku  sebesar 41,0 persen, Prevalensi Balita Under Weight  atau berat badan kurang menurut umur 30,0 persen, di provinsi Maluku,” terangnya.

Menyikapi tantangan diatas, lanjut Selsily, sang dokter mau berkontribusi untuk melakukan upaya penanggulangan yaitu dengan menggadakan kegiatan seperti ini.

"Ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan  Yang Maha Kuasa dengan melaksanakan tugas dan tanggungjawab berdasarkan keterpanggilan yang diembannya kurang lebih 10 tahun. Saya atas nama pemerintah daerah sangat bangga, dan memberikan apresiasi sepenuhnya atas apa yang telah dilakukan oleh  dr Anita Mairuhu.  Ini sebagai bentuk pengabdian  didalam pelayanan kesehatan  yang berkualitas bagi masyarakat khsusunya anak-anak sebagai generasi bangsa dan tetap berkoordinasi dengan dinas terkait maupun organisasi  kemasyarakat lainnya,” tutupnya. 

Sementara itu, dr Nita Mairuhu  yang diwewancarai sejumlah awak media disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, pengobatan gratis yang dilakukan, merupakan rasa ungkapan syukur  atas pengabdian selama 10 Tahun di Kabupate Buru Selatan, sejak Juni 2013 silam.

“Kegiatan ini juga dilakukan karena  kondisi Anak-anak di Buru Selatan, sesuai hasil Survey Status Gizi Indonesia  (SSGI) ahun 2022, dimana Buru Selatan merupakan tertinggi di Provinsi Maluku yaitu sebesar 41,6 persen," jelasnya.

Berangkat  dari masalah ini, tutur Mairuhu, ia mengambil inisiatif melakukan kegiatan Skrining dan Konsultasi  Tumbuh Kembang Anak supaya orang tua lebih dini memperhatikan proses pertumbuhan anak yaitu proses pertambahan berat badan, tinggi badan, kemudian lingkar kepala.

"Proses perkembangan anak dimana kita dapat memberikan stimulasi kepada anak-anak sehingga mereka dapat mencapai perkembangan yang sesuai dengan usia,” ingatnya. 

Ditanya apakah yang diharapkan dari pemerintah daerah  terkait kegiatan ini, Mairuhu  yang  juga termasuk dalam tim percepatan penanggulangan stunting, berharap kedepan  bisa bekerja sama lebih baik,  bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan upaya penurunan stunting di Kabupaten Buru Selatan ini. 

"Tahun 2021 silam, angkanya meningkat sehingga kita menjadi yang tertinggi di Provinsi Maluku.  Semoga kita bersama-sama bisa menurunkan stunting di kabupaten ini,” tandasnya. 

Untuk diketahui kegiatan Skrining dan Konsultasi  Tumbuh Kembang Anka usia 0 hingga 18 tahun melibatkan 50 orang tenaga kesehatan  dan akan berlangsung selama 3 hari sejak 28 hingga 30 Juni 2023 mendatang.   (ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai