AMBON,AT–Seleksi tim EPA (Elit Pro Academy) Maluku Utara United FC U-16, U-18 dan U-20 resmi berakhir di Lapangan Lease Lantamal IX Ambon.
Seleksi yang diikuti ribuan pemain ini, berhasil menjaring 43 bakat-bakat muda terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku.
Puluhan pemain muda yang terpilih, akan melangkah ke tahapan berikutnya dalam proses pembentukan tim EPA Malut United untuk menghadapi kompetisi EPA Liga 1 musim 2025/2026.
Sofyan Lestaluhu, Ketua Asprov PSSI Maluku mengungkapkan bahwa, proses penjaringan pemain untuk tim EPA Malut United ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai dari hari Jumat hingga Minggu.
"Nah, dari ribuan pemain yang ikut seleksi itu, ada 43 pemain yang terjaring atau dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya di Ternate, " terang dia saat Bincang-bincang dengan Ambon Ekspres di Ambon, Rabu (18/6).
Lestaluhu merincikan, 43 pemain yang lolos seleksi itu, terdiri dari U-16 (usia 16 tahun) ada 20 pemain, sedangkan U-18 ada 15 pemain dan U-20 ada 8 pemain.
"Sebelum mengikuti seleksi lanjutan di Ternate, mereka (pemain) akan diberikan waktu istirahat agar dapat memulihkan kebugaran fisik dan mental sebelum mengikuti seleksi gabungan dengan pemain yang ada di Maluku Utara," jelasnya.
Menurut Lestaluhu, seleksi tahap dua (akhir) ini akan menjadi tahapan penting dalam menyaring siapa saja yang benar-benar layak mengenakan seragam tim EPA Malut United.
" Tim seleksi akan beri mereka waktu rehat terlebih dahulu untuk pemain. Jadwal seleksi lanjutan akan ditentukan oleh manajemen Malut United. Kami (Asprov) hanya memfasilitasi proses seleksi di Maluku," tutur dia.
Bagi mantan pemain Persijatim ini, proses seleksi ini menjadi panggung pembuktian bagi generasi muda Maluku untuk menunjukkan kualitas dan potensi mereka sebagai calon pesepakbola profesional.
"Kehadiran para pencari bakat, pelatih berlisensi, dan sistem penilaian terstruktur membuat seleksi ini semakin relevan sebagai bagian dari pengembangan akar rumput sepakbola di daerah," ungkapnya.
Diakhir pembicaraan, Lestaluhu pun meyakini bahwa pemain yang ke lolos untuk mengikuti seleksi tahap dua ini mempunyai peluang untuk berseragam Malut United.
"Bagi pemain yang lolos, tunjukkan bahwa kalian bisa dan pantas bergabung dengan tim MU. Sementara untuk pemain yang gagal melangkah ke tahap selanjutnya, jangan pernah menyerah. Kalian masih muda. Artinya, kesempatan selalu terbuka untuk kalian di seleksi tahun depan," demikian Lestaluhu. (Cal)
Dapatkan sekarang