AMBON, AT.--Hampir semua partai politik masih fokus pada perekrutan calon anggota legislatif. Tapi berbeda dengan Golkar yang telah menyiapkan kader untuk diusung sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati Maluku Tengah 2024.
Partai berlambang pohon beringin itu memiliki empat kursi di DPRD Maluku Tengah. Artinya, peluang Golkar sangat terbuka untuk mengusung calon bupati.
Apalagi, Golkar punya stok kader yang cukup untuk didorong maju sebagai calon pemimpin di daerah itu. Sebut saja, Rudolf Lailossa, Hasan Alkatiri, Rasib Sahubawa dan Said yang merupakan anggota DPRD Maluku Tengah.
Namun, dukungan dari internal Golkar mengalir kepada Rudolf alias Rudi Lailossa. Bahkan namanya telah ditetapkan sebagai bakal calon tunggal bupati/wakil bupati dari Golkar lewat Musyawarah Cabang (Muscab) dan Musyawarah Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah.
"Lewat keputusan Muscab dan Musda itu kemudian mengajukan saya sebagai bakal calon," kata Lailossa media ini di Masohi, Selasa (31/1).
Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Maluku Tengah mengakui, ada banyak figur lain di luar Partai Golkar yang digadang-gadang akan bertarung di Pilkada Malteng. Namun, banyak yang tidak serius karena belum mendapatkan sinyal dari parpol.
"Yang pasti semua orang yang ingin mencalonkan dirinya sebagai bakal calon bupati itu euforia saja,sebab tidak punya partai," pungkas anggota DPRD Maluku Tengah tiga periode ini.
Berbeda dengan Golkar, DPC Maluku Tengah justru belum membicarakan kesiapan Pilkada. Selain masih fokus pada Pileg, PPP juga belum didekati bakal calon bupati maupun wakil bupati.
"Belum ada. Sejauh ini kami masih fokus untuk pileg," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Malteng, Said Patta, Selasa (31/1).
Hal yang sama juga di sampaikan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Maluku Tengah, Abdul Kadir Selano."Jangan kan merapat, komunikasi saja belum," jawab Selano melalui telepon seluler.
Menurut Selano, mungkin dianggap waktunya masih terlalu dini untuk bakal calon melakukan pendekatan dengan partai.
"Parameternya kan pasca pemilihan anggota DPRD, itu baru mungkin bakal calon bupati dan wakil bupati bermunculan,"imbuhnya. (dw)
Dapatkan sekarang