AMBON, AT-Rumah Sakit Umum Daerah (RRSUD Karel Sadsuitubun Langgur, Kecamatan, Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, mengalami kebakaran. Kejadian itu terjadi pada Rabu (4/10) sekira pukul 15.25 WIT.
Kebakaran itu membuat ratusan keluarga pasien terpaksa memindahkan kerabatnya ke lokasi yang lebih aman. Ada pasien yang dievakuasi dengan tangan masih di infus.
Menurut Kompol Izaac Risambessy, Wakapolres Maluku Tenggara, api yang mebakaran RSUD tersebut berasal dari MCB listrik di Ruang Gudang Obat Farmasi.
"Dari saksi keterangan beberapa saksi bauwa, kebakaran sekitar pukul 15.25 WIT. Titik awal api berasal dari Ruang Gudang Obat Farmasi, saksi bersama beberapa orang sempat memadamkan api, tapi mengalami kendala sehingga api semakin membesar," ungkap Izaac kepada media ini, Rabu (4/10).
Lanjut Izaac, kobaran api yang terus membesar sehingga terus menjalar dan menghanguskan tiga ruangan di rumah sakit tersebut.
"Saksi tidak bisa berbuat banyak sehingga api menjalar hingga membuat tiga ruangan yang hangus terbakar, yakni Ruang Farmasi/Obat, Ruang Radiologi, Ruang Laboratorium Lama, " terang dia.
Dijelaskan, sekira pukul 16. 50 WIT, api berhasil dipadamkan setelah personil Polres, Polsek Kei Kecil, Kodim 1503 Malra serta warga setempat berusaha memadamkan api dengan menggunakan air dan peralatan seadanya, serta delapan unit mobil air dan satu unit mobil pmadam kebakaran.
"Awalnya api susah dipadamkan, namun karena ada bantuan dari personil Polres, Polsek, Kodim serta warga, sehingga api bisa dipadamkan," ungkap Izaac.
Diakhir pembicaraan, Izaac mengaku bahwa memang saat kejadian, semua orang yang ada di RS itu panik dan berlari ke luar menyelematkan diri di lokasi yang aman.
"Tidak terdapat korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian materil ditaksi mencapai ratusan juta rupiah dan untuk pasien rawat inap, sementara dievakuasi ke Gedung Perpustakaan Kabupaten Malra, Kodim 1503 Malra dan Rumah Sakit Hati Kudus Langgur," demikian Izaac.
Sementara itu, menurut dua orang saksi, Leonard Ngamel dan Hendra Sedubun, mengatakan bahwa waktu itu mereka berada di dalam ruangan bagian Kepegawaian lalu tiba-tiba melihat ada percikan api dari ruangan Farmasi dan melihat gumpalan asap tebal dan sudah menjadi kobaran api yang sudah menjalar ke dalam ruangan Radiologi, sehingga terjadi kebakaran.
"Kebakaran begitu cepat, kami mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya agar tidak menjalar ke ruangan lain, namun api terus membesar sehingga kami langsung menuju ke Polsek Kei Kecil untuk melaporkan kejadian tersebut," singkatnya. (CAL)
Dapatkan sekarang