Ratusan Kilogram Sampah Plastik Terkumpul di Pesisir Pantai Masnana
Pencangan Program Kampung Iklim ( Proklim) yang dilakukan Asisten I Tata Pemerintah Sekertaris Daerah Kabupaten Buru Selatan, Ruslan Makatita mewakili Bupati Safitri Malik Soulisa saat Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Senin pagi---Edy/Ameks
FaizalLestaluhu
05 Jun 2023 19:43 WIT

Ratusan Kilogram Sampah Plastik Terkumpul di Pesisir Pantai Masnana

AMBON, AT-Sedikitnya 328 kilogram sampah diperoleh saat Pemerintah Kabupaten Buru Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup bersama TNI, Polri, LSM, masyarakat, insan pers hingga relawan lingkungan melaksanakan aksi bersih pantai Desa Masnana dan Waiefusi, Senin (5/6) pagi. Sampah tersebut berupa  plastik, botol-botol minuman, sampah rumah tangga seperti popok bayi , sampah tempat makan yang sungguh meresahkan dan  mengganggu pemandangan pantai.

Kegiatan yang berpusat di Desa Masnana itu dilakukan saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni. Selain pengumpulan sampah plastik, Pemkab juga mencanangkan  Desa Masnana, Kecamatan Namrole  sebagai Kampung Iklim (Proklim)  di Kabupaten Buru Selatan.

Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa dalam sambutannya  yang dibacakan  Asisten I Sekda Kabupaten Buru Selatan, Rusalan Makatitta  mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilakukan hari ini, dilaksanakan disemua negara  termasuk di Indonesia dan juga di Kabupaten Buru Selatan. 

"Hari Lingkungan Hidup Sendunia yang kita laksanakan mengangkat tema “ Beet Plastic Polluttion,” ungkapnya.

Tema ini, lanjut Soulisa,  menjadi pengingat bahwa, tindakan kita terhadap polusi  plastik  adalah hal yang sangat penting.  Bagaimana kita  selaku individu  belajar untuk  menggunakan bahan material  atau apapun secara lebih berkelanjutan,  dengan tujuan untuk mengurangi  pemakaian plastik serta mencegah terjadinya polusi plasti  dan dampaknya  yang merugikan  bagi kesehatan  ekonomi,  dan lingkungan dapat diabaikan.

“Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga membuka mata kita bersama bahwa kewajiban kita semua untuk menjaga alam dengan segala cara,” ujarnya. 

 Bumi yang kita tempati sekarang ini, lanjut dia, akan menjadi rumah untuk anak  dan cucu kita. Olehnya itu,  Hari Lingkungan Hidup Sedunia akan menjadi sia-sia  jika kita hanya berdiam diri saja.

 “Dalam merayakannya kita tidak hanya  mengatakan kepada dunia,  bahwa kita mencintai alam. Itu semua tidaklah cukup. Kita harus menunjukan  melalui tindakan nyata  bahwa kita benar-benar peduli lingkungan, " ulasnya. 

Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan  melalui Dinas Lingkungan Hidup, kata Soulisa, telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti bersih lingkungan, sapa berlian, pilah sampah plastik termasuk bersih lingkungan sekitar pantai Kota Namrole. Dan untuk  pertama kalinya mengikutkan Desa Masnana dalam program Kampung Iklim (Proklim)  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

 “ Kita juga  mengidentivikasi  pemerhati lingkungan baik itu secara individu atau kelompok  yang berdedikasi terhadap lingkungan, baik itu lingkungan pesisir pantai,  pemukiman masyarakat, maupun sungai dan sebagainya,” demikian Soulisa.

Sementara itu  Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan  Kabupaten Buru Selatan, Samsil Sampulawa mengatakan, untuk pertama kalinya pelaksanaan  hari Lingkungan Hidup Sedunia dilakukan  di Kabupaten Buru Selatan.

“Ini untuk pertama kalinya kita lakukan hal ini,” ungkapnya.

Pelaksanaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu, kata Sampulawa, diisi dengan berbagai kegiatan yakni bersih lingkungan masyarakat, lingkungan pantai serta sungai.

“Kita juga mengidentifikasi mereka-mereka yang  peduli dengan lingkungan selanjutnya diberikan penghargaan. Kita juga lakukan pengumpulan sampah plastik dengan jumlah ratusan kilogram yang terdata untuk desa Masnana. Sementara untuk desa-desa yang lain belum terkafer,” sebutnya.

Sampulawa berharap, kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh kepada masyarakat dan juga semua  stakeholder  di wilayah ini untuk peduli terhadap lingkungan termasuk dalam penanganan masalah sampah.

“Lingkungan akan tercemar  bila sampah dibuang secara sembarangan, jadi masyarakat jangan membuang sampah secara sembarangan, ”kuncinya. (ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai