AMBON,AT-Petinju Maluku memanfaatkan betul waktu tersisa menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Sumut-Aceh, September mendatang. Hal itu ditandai dengan sejumlah persiapan lewat latihan rutin serta sparing di Thailand. Bukan hanya itu, porsi latihan atlet juga ditambah.
Agus Titaley, Pelatih PON Tinju Maluku mengutarakan, pihaknya memang sengaja mengagendakan sejumlah program latihan dan sparing agar menjaga peluang dalam PON tahun ini. Program latihan juga ditambah agar kondisi atlet betul-betul bugar nantinya.
“Ya program ini kan dibuat demi menjaga peluang atlet saat berlaga di PON nanti. Saya harap setiap atlet mampu mengikuti program yang sudah disusun pelatih dan jika terlaksana dengan baik, peluang tentunya terbuka lebar,” terang Agus saat menghubungi Ambon Terkini. Id langsung dari Thailand, kemarin.
Menurut Agus, program latihan yang biasanya enam kali dalam seminggu, kini ditambah 12 kali dalam sepekan.
"Minggu pertama di Thailand, Anak-anak (petinju) hanya latihan sore. Tapi sekarang, petinju melakoni latihan pagi dan sore setiap hari Senin sampai Sabtu, " beber dia.
Menurut Agus, try out di luar negeri ini guna mengukur peta kekuatan atlet.
"Saya bersyukur karena teknik, fisik hingga skil mengalami peningkatan setiap minggu, " katanya.
Agus menuturkan, persiapan untuk PON tahun ini sangat singkat, tapi saya yakin anak-anak bisa berbuat lebih di PON nanti.
"Meski hanya dua bulan persiapan menuju PON, tapi mereka memiliki semangat yang tinggi untuk berbuat lebih di ajang olahraga empat tahunan itu, " katanya lagi.
Bagi Agus, kunci keberhasilan seorang atlet tidak terlepas dari disiplin tinggi. Untuk itu, setiap atlet harus menjaga kondisi dengan baik agar latihannya lebih maksimal lagi.
"Kalau sudah disiplin pastinya tidak akan jauh dari kemenangan. Nantinya juga akan ada pelatihan psikologi agar setiap atlet punya jiwa penantang dan jiwa kesatria,” tegasnya.
Saat ini, kata Agus, petinju kini tengah fokus meningkatkan daya tahan dan kekuatan atlet.
"Kenapa konsentrasi di sana (daya tahan dan kekuatan). Karena kami atlet lebih maksimal selama bertanding,” paparnya.
Untuk target medali di PON sendiri?Agus berujar, tim pelatih tidak ingin membebani atlet dengan target, karena akan menggangu konsentrasi atlet.
"Saya tidak punya target khusus, tapi saya tetap yakin sungguh bahwa dari delapan petinju andalan Maluku ini, pasti ada yang pulang dari PON membawa medali ke Maluku, " demikian Agus. (CAL)
Dapatkan sekarang