Polemik Plagiat Jurnal di Pilrek Unpatti, Leasa Surati Kemendikbudristek
George Leasa, SH, MH, Alumni Unpatti. --Ely/Ameks.
Polemik Plagiat Jurnal di Pilrek Unpatti, Leasa Surati Kemendikbudristek
Surat usulan guru besar dari Prof. Dr. Izaak Hendrik Wenno, SPd, MPd, pada 2012 silam. --Istimewa.
FaizalLestaluhu
23 Aug 2023 10:15 WIT

Polemik Plagiat Jurnal di Pilrek Unpatti, Leasa Surati Kemendikbudristek

AMBON,AT-George Leasa, SH, MH, mantan alumni Unpatti, akhirnya melayangkan surat ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terkait polemik Prof. Dr. Izaak Hendrik Wenno, SPd, MPd, yang diduga pernah lakukan plagiat jurnal dalam proses guru besar sebagai calon rektor Universitas Pattimura Ambon. 

Surat dikirim tertanggal 21 Agustus 2023, dengan perihal perbuatan plagiat bakal Calon Rektor Universitas Pattimura Ambon, periode 2023-2027.

Surat dengan tembusan Sekjen Kemendibudristek di Jakarta, Dirjen Dikti Kemendikbudristek di Jakarta, Direktur Kelembagaan Dirjen Dikti Kemendikbudristek di Jakarta, Senat Universitas Pattimura di Ambon, dan Rektor Universitas Pattimura di Ambon.

Kepada pewarta, Selasa (22/8), Leasa menegaskan, ia tidak memiliki kepentingan atau mendukung bakal calon Rektor Universitas Pattimura Ambon tertentu. Namun, lebih bagaimana menyelamatkan Universitas Pattimura Ambon. 

Mantan dekan Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon Dua periode, 2001-2025 dan 2005-2009 itu pun mewanti-wanti bagaimana jika Kampus Unpatti Ambon dipimpin oleh pemimpin yang tidak jujur, dan tidak bermoral dalam melakukan proses akademik.

"Beta (Saya) bukan tim pemenang atau tim sukses dari kelima bakal calon yang telah ditetapkan panitia dan senat, ini ketegasan saya. Beta bicara ini atas nama pribadi, sebagai alumni Universitas Pattimura Ambon, sebagai mantan dekan fakultas hukum dua periode. Kepentingan beta bagaimana kampus ini kedepan yang lebih baik lagi," ujar George Leasa, mengawali pembicaraan saat memberikan keterangan menyikapi bakal calon rektor Unpatti, Prof.Dr. Izaak Hendrik Wenno, SPd, MPd yang ditahun 2012 pernah diduga melakukan plagiat proses mendapat guru besar.

Pemilihan Rektor Universitas Pattimura, tegas Leasa, Unpatti harus memilih pemimpin yang betul-betul jujur dalam melakukan kegiatan akademis.

"Makanya, saya mengirim surat ke kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Siret dan Teklogi, dalam surat itu saya kemukan secara detail menyangkut permasalah ini (plagiat) dan tuntutan saya, dan selaku alumni saya punya tanggung jawab moral untuk itu," kata Leasa.

Sebab, syarat untuk menjadi seorang pemimpin tidak boleh atau tidak pernah melakukan plagiat. Kepentingan, tutur Lease, untuk Universitas Pattimura bukan kepentingan Guru Besar, S2 atau S1, tetapi semua yang namanya akademisi mulai dari mahasiswa sampai dengan rektor harus dihindari plagiat. 

"Cara untuk mendapatkan sesuatu secara akademisi itu harus betul-betul murni, jujur dan bermoral. Bagimana mau mengatakan kepada mahasiswa bahwa jangan plagiat  sementara anda sendirian plagiat," tegas. 

Proses pemilihan, lanjut dia, tinggal 6 hari lagi, masih ada waktu untuk membatalkan Izaak Hendrik Wenno sebagai calon rektor.

"Kalau ada yang bilang saat pendaftaran tidak ada yang melakukan bantahan. Nah, ini bantahannya. Jadi masih ada waktu sebelum pemilihan pada tanggal 28 Agustus nanti. Dosen atau mahasiswa yang buat kesalahan saja bisa disanksi, masa ini tidak," ucapnya. 

Leasa juga sangat menyangkan, kinerja panitia dan senat. Padahal, sudah ada pengakuan mantan rektor, Thomas Pentury, namun masih saja yang bersangkutan di loloskan.

"Dan bisa saja, patut dicurigai ada permainan untuk meloloskan yang bersangkutan. Jika dipaksakan di lakukan pemilihan di tanggal 28 Agustus ini, maka itu cacat hukum. Karena jelas Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017, pasal 4 buti M, disitu ditegaskan, tidak pernah melakukan plagiat, syarat mutlak. Sehingga kalau salah satu calon, dari lima bakal calon ada itu, atau ditemui telah melakukan plagiat maka syaratnya harus gugur," demikian Leasa. (ERM)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai