PNM Berhasil Berdayakan UMKM di Indonesia Melalui Program PKU
Info grafis capaian pengembangan kapasitas usaha (PKU) 2022 di Indonesia
Sarman
18 Jan 2023 19:45 WIT

PNM Berhasil Berdayakan UMKM di Indonesia Melalui Program PKU

AMBON, AT.- PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berhasil memberdayakan dan memberikan pendampingan kepada UMKM di Indonesia termasuk Maluku melalui program PKU. 

Selama tahun 2022, PNM PKU telah mendampingi UMKM binaannya melalui berbagai pelatihan salah satunya adalah program Mba Maya (Membina dan Memberdaya) yang mengusung tema literasi keuangan, pentingnya memiliki nomor induk berusaha (NIB), pemasaran di media sosial, registrasi di e-commerce, pengembangan kemasan, dan aplikasi keuangan sederhana. 

Tidak terlepas dari komitmen pendampingan PNM, dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan usaha kepada UMKM sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM hingga naik kelas. 

" Saat ini telah tercatat bahwa sebanyak 692.275 UMKM binaan PNM termasuk di Maluku sudah mengikuti 14.896 program pelatihan PKU selama tahun 2022 (17/01), " ucap Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PT PNM, Dicky Fajrian. 

Menurut Dicky, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti pelatihan melalui program PKU.

Selain itu, manfaatnya banyak terutama memiliki perijinan usaha (NIB) sehingga legalitas usahanya terjamin dan dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, dan berkesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah. 

Disisi lain, kata dia, nasabah juga didampingi untuk on boarding social media agar bisa memperluas pemasaran usahanya melalui pasar digital atau online dan nasional yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas. " Program ini merupakan salah satu bentuk dari tiga modal PNM dalam mendukung pertumbuhan ultra mikro dan UMKM, PNM memberikan tiga modal yaitu finansial, intelektual dan sosial, modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, " ujarnya. 

Pihaknya melanjutkan, untuk modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan, berbagi info dan pengalaman. Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah. 

Dengan demikian, kata dia, PNM akan selalu berkomitmen untuk memberikan pemberdayaan melalui pelatihan dan pendampingan kepada para nasabahnya melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Tema pemberdayaan dalam kegiatan PKU ini adalah giving our customer a complete set of empowerment. 

" Harapannya melalui program-program PKU dapat membantu seluruh nasabah kami untuk tumbuh dan berkembang sehingga bisa naik kelas dan memiliki kesempatan untuk memiliki kesejahteraan hidup yang lebih baik bagi keluarganya.

Untuk diketahui hingga 31 Desember 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 202,4 triliun kepada Nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 13.921.722 juta Nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.510 kantor layanan PNM Mekaar dan 705 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 513 Kabupaten/Kota, dan 6.655 Kecamatan, " harapnya. (AKS)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai