Malteng Jadi Rujukan, Kedutaan Besar Australia akan Tinjau Program Pendidikan
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir saat lakukan kunjungan ke salah satu sekolah dasar di Masohi. Istimewa
AdminRedaksi
13 Jan 2026 13:06 WIT

Malteng Jadi Rujukan, Kedutaan Besar Australia akan Tinjau Program Pendidikan

MASOHI, AT. –  Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah (Pemda Malteng) dijadwalkan menerima kunjungan penting dari Kedutaan Besar Australia pada akhir Januari 2026, tepatnya 27 Januari. 

Kunjungan tersebut turut melibatkan perwakilan 10 kabupaten dari berbagai provinsi di Indonesia serta Kementerian Dalam Negeri.

Agenda kunjungan akan dipusatkan di dua sekolah dasar, yakni SD Negeri 202 Maluku Tengah di Negeri Wai dan SD Negeri 216 Maluku Tengah di Negeri Suli. Kedua sekolah ini menjadi lokasi percontohan dalam pelaksanaan berbagai program dan inovasi pendidikan yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Maluku Tengah.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung praktik baik (best practices) dalam peningkatan literasi, numerasi, serta penguatan karakter siswa pada jenjang sekolah dasar. Program-program tersebut dinilai berhasil mendorong kualitas pembelajaran di tingkat akar rumput.

Selain Kedutaan Besar Australia, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan strategis, antara lain perwakilan Bappeda Gorontalo, Kalimantan Utara, NTB, NTT, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah. 

Turut hadir pula Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Konsulat Jenderal Australia Makassar, University of Melbourne, Australia Awards in Indonesia, serta Program INOVASI.

Sebagai bagian dari upaya pemerataan mutu pendidikan, tahun 2026 Dinas Pendidikan Maluku Tengah akan memfokuskan penguatan program di Kecamatan Salahutu, Leihitu Barat, serta wilayah Saparua.

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Tengah, Husen Mukadar, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial.

"Ini bukan hanya kunjungan biasa, tetapi bentuk kepercayaan dan pengakuan atas upaya bersama yang selama ini kami bangun dalam memajukan pendidikan di Maluku Tengah," ujar Mukadar. Selasa (13/1). 

Ia menjelaskan, tantangan utama pendidikan saat ini berada langsung di ruang-ruang kelas. Oleh karena itu, fokus besar diarahkan pada peningkatan kompetensi guru sebagai kunci utama peningkatan kualitas pendidikan.

"Guru yang memiliki kompetensi kuat akan melahirkan proses belajar yang berkualitas. Jika didukung oleh kepala sekolah yang hebat, maka sekolah akan tumbuh menjadi pusat pembelajaran yang inspiratif," jelasnya.

Mukadar menambahkan, setiap program pendidikan harus memiliki rencana tindak lanjut yang jelas dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Hal ini sejalan dengan arahan pimpinan daerah untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah.

"Pendidikan adalah kerja panjang yang membutuhkan konsistensi, kolaborasi, dan hati. Kami ingin memastikan setiap anak Maluku Tengah mendapatkan hak pendidikan yang bermutu dan berkeadilan," pungkasnya.

Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai wilayah Pulau Seram, mulai dari Seram Timur, Telutih, Kota Masohi, Tehoru, Teluk Elpaputih, Seram Utara, hingga Seram Utara Timur Kobi, dan akan terus diperluas secara berkelanjutan. (Jen).

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai