AMBON, AT.-- Untuk menjadikan demokrasi yang berkualitas dan bermartabat, tentu saja peran pemuda sangat penting sebagai partisipasi da kolaborasi. Dimana Pemerintah sebagai eksekutif seringkali memiliki keterbatasan, sehingga membutuhkan ide konstruktif dari pemuda milenial.
Hal ini disampaikan Sekertaris Umum Gerakan Anak Muda Kristen Indonesia (GMKI) periode 2022-2024, Artinus Hullu di kegiatan talkshow Anak Muda dan Pemilu 2024 yang dipandu host Zen Anwar dalam siaran Ameks 92, 5 FM Sabtu (20/5). Menurutnya, demokrasi Indonesia saat ini sangat diperlukan keterlibatan pemuda, karena Negara Indonesia saat ini tengah menuju ke era partisipasi dan kolaborasi.
" Pemerintah sebagai eksekutif tentu saja memiliki keterbatasan yang seringkali membutuhkan ide yang kongsktuktif dari pemuda untuk membangun bangsa dan negara, " ucap Artinus Hullu.
Menurut Artinus, saat ini seringkali pemuda disematkan bahwa di zaman saat ini pemuda milenial harus berperan aktif dalam proses pembangunan. Apalagi pemuda saat ini akan diperhadapkan dengan pemuda berikutnya, hal ini yang membuat beban moral bagi generasi milenial.
Dia menilai bahwa melalui pesta demokrasi tahun 2024, mestinya pemuda tidak alergi dan harus mengambil peran untuk berpartisipasi dan berkolaborasi. " Pemuda adalah bagian dari perhalatan arus demokrasi, " katanya.
Pemuda, lanjut dia, tidak seharusnya menjadi objek demokrasi, tetapi juga sebagai subjek atau pelaku demokrasi sehingga peran pemuda dapat mewujudkan pembangunan bangsa. Pihaknya mengaku, sejarah mencatat bahwa bangsa ini tidak terlepas dari peran pemuda. Dengan demikian, jika melirik ke tanggal 28 Oktober 1928 pemuda telah menghimpun berbagai elemen dan keterwakilan semua suku dan bangsa dalam merumuskan kecintaan terhadap suatu bahasa, bangsa dan budaya.
Karena itu, menurutnya generasi milenial saat ini mestinya harus meneruskan apa yang sudah diletakan oleh pendahulu bangsa Indonesia. Di hari kebangkitan nasional tepatnya tanggal 20 Mei 2023 dia mengingatkan kepada pemuda untuk membangkitkan jiwa nasionalisme, satu kesamaan serta pemikiran untuk mempresiapkan diri dalam menghadapi pesta demokrasi.
Disisi lain, untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas, tentu saja pemuda harus menjaga keberagaman, kerukunan serta toleransi antar umat beragama. " Pemuda hari ini memang terkesan ditantang, sehingga pemuda sebagai indentik kekuatan dan kreativitas serta pemikira yang konstruktif harus mewujudkan perannya dalam mensukseskan pembangunan, " tandasnya.
Di era digitalisasi saat ini peluang pemuda sangat terbuka jika dibandingkan dengan pemuda di era sebelumnya. Dengan demikian, pemuda tidak hanya menjalankan aktivitas dan rutinitas, tetapi juga dapat menghasilkan sesuatu yang dapat membantu keluarga serta menyalurkan bakat di bidang seni dan olahraga dan sebagainya.
Suatu hal yang menarik di hari kebangkitan nasional adalah Indonesia berhasil menjuarai piala asean gemes yang merupakan sebuah prestasi yang sudah lama hilang, tetapi dengan semangat generasi saat ini membuahkan hasil prestasi. Apa yang telah diraih oleh timnas Indonesia di bidang olahraga tentu saja harus dijadikan stimulus.
Jika saat ini pemuda berpikir pragmatis, maka pola pikir instan harus dirubah sehingga tidak terkesan di manjakan oleh zaman. Saat ini segalah sesutu sangat muda untuk didapatkan atau diakses melalui perkembangan zaman, sehingga pemuda harus benar - benar beradaptasi demi menciptakan suatu perubahan.
Olehnya itu, dia berharap untuk menyambut generasi emas di tahun 2045 mendatang, pemikiran atau instrumen menuju kesana harus dipersiapkan dari sekarang. Bagaimana mempersiapkan bangsa ini menjadi bangsa yang besar menuju negara maju. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran pemuda yang merupakan estapet kempemimpinan bangsa Indonesia.
" Saya melihat dari perspektif nasional, teman - teman pemuda yang ada di daerah yang sudah menyelesaikan studi harusnya menciptakan suatu hal, apalagi di era digitalisasi yang sangat berkembang saat ini. Kecintaan terhadap bangsa dan negara terkhusunya terhadap daerah sendiri akan mendorong jiwa nasionalisme pemuda untuk di aktifkan kembali, " tandasnya. (AKS)
Dapatkan sekarang