AMBON,AT.—Pengurus 11 Rukun Tetangga (RT) dan 3 Rukun Warga (RW) di Desa Hunuth-Durian Patah, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon masa bakti 2022-2027 resmi dilantik. Para pengurus diminta menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik karena merupakan garda terdepan yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah daerah.
Pelantikan dan serah terima jabatan pengurus RT dan RW dilakukan oleh Kepala Desa Hunuth-Durian Patah, Yondri V.H. Kappuw di aula kantor Desa Hunuth-Durian Patah, Sabtu (24/11). Yondri berterima kasih kepada pengurus RT dan RW lama yang telah bekerja maksimal dalam proses pembangunan di desa tersebut, terutama dalam aspek pelayanan administrasi dan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Karena desa kami sangat homogen atau terdiri dari beragam suku dan agama, sehingga kebersamaan selalu kami utamakan. Alhamdulillah, puji Tuhan, selama enam tahun terakhir tidak ada gesekan yang berarti,”kata Yondri saat diwawancarai Ambon Ekspres di ruang kerjanya usai pelantikan.
Ia juga mengingatkan pengurus RT dan RW yang baru agar bekerja maksimal dan penuh tanggung jawab. Tidak memandang latar belakang agama, suku maupun etnis. “Mari kita membangun kebersamaan, tidak memandang suku dan agama agar kedepan desa kita ini menjadi contoh kerukunan antar umat beragama dan suku di Ambon.
Apalagi menjelang Pemilu 2024, tanggung jawab RT dan RW semakin berat karena harus menyediakan data pemilih yang valid.
“Tugas dan tanggung jawab kita ke depan sangat kompleks. Apalagi menghadapi pemilu 2024 yang semakin dekat, karena berkaitan dengan data pemilih yang harus kita siapkan dari sekarang. Jadi, sangat diharapkan peran RT,”pintanya.
Sementara itu, Kepala Kecamatan Teluk Ambon, Imelda Tahalele mengatakan, RT dam RW adalah garda terdepan yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah daerah. Olehnya, ia berharap RT dan RW dapat menyerap aspirasi masyarakat karena punya andil besar dalam proses pembangunan.
“Usulan pembangunan itu dari bawah ke atas. Jadi, segala keperluan masyarakat harus benar-benar dipahami oleh RT dan RW sehingga dalam momentum Musrenbang bisa disampaikan,”katanya.
Selain administrasi surat-menyurat, lanjut Imelda, pengurus RT dan RW juga punya andil untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat meski ditunjang dengan insentif yang sedikit.
“Seperti yang saya sampaikan saat sambutan, jabatan RT dan RW adalah adalah jabatan sosial. Saya berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga pelayanan dan pemberdyaan masyarakat bisa diperhatikan,”pungkasnya. (tab)
Dapatkan sekarang