AMBON, AT.--Ketua Umum Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI), Didik Magrianto, melantik pengurus Pengprov Rugby Union Maluku periode 2021-2025 di salah satu hotel ternama di Kota Ambon, Selasa (22/3).
Pengurus Rugby yang dilantik sebanyak 29 orang.
Mereka terdiri berbagai unsur, antara lain pegiat olahraga, akademisi, pengusaha, anggota DPRD hingga ASN. "Dengan komposisi ini, saya yakin Rugby harus maju di Maluku," ujar Didik.
Didik optimis meski cabor Rugby masih baru di Bumi Seribu Pulau, ke depan cabang ini diharapkan bisa mengukir prestasi.
"Pengurus olahraga tidak kecuali Cabor Rugby harus banyak berkorban pemikiran, tenaga dan dana," jelasnya.
Didik, yang juga Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR-RI, melihat banyaknya ucapan selamat dan dukungan yang besar untuk kepengurusan Rugby Maluku, dia yakin, cabor ini akan mampu meraih prestasi di bawah kepengurusan Halimun Saulatu.
"Saya yakin cabor ini akan menjadi salah satu cabor unggulan di Maluku," katanya.
Didik menyebutkan, Rugby bisa menghadirkan SDM yang bermoral dan bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui prestasi yang diukir oleh para atletnya.
"Semoga tim Rugby Maluku bisa berprestasi di pentas nasional dan untuk mewujudkannya, harus ada kerja keras seluruh pengurus," tutur dia.
Ditambahkan, pelantikan hari ini menjadi sejarah baru bagi rugby Maluku karena cabor ini baru pertama hadir di daerah ini.
"Momentum ini harus dipelihara kedepan, pengurus harus membuat sejarah tinta emas bagi prestasi rugby di Maluku. Ini saatnya, lahir atlet potensial rugby dari Maluku. Semoga pengurus bisa mengemban amanah ini dengan baik dan mampu mewujudkan apa yang menjadi program rugby Maluku, " demikian Didik.
Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Kadispora Maluku, Sandi Wattimena mengatakan, olahraga ini masih sangat asing, dengan demikian ini tantangan bagi pengurus rugby.
"Semoga atlet rugby bisa membuat prestasi di kancah nasional," ungkapnya.
Dikatakan, penyelenggaraan event harus diputar secara rutin kedepan.
"Semua pengurus harus melakukan kolaborasi dengan semua pihak sehingga apa yang menjadi cita-cita pengurus bisa terwujud," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Rugby Maluku, Halimun Saulatu mengatakan, saat ini olahraga rugby di Maluku masih dalam tahap pengembangan dan mecari bibit pemain untuk dilatih menjadi atlet.
"Dalam waktu dekat kami akan memperkenalkan olahraga rugby, sekaligus membentuk tim," ungkapnya kepada Ambonterkini.id usai pelantikan.
Didampingi sejumlah pengurus PRUI Maluku, Halimun mengatakan, pengurus akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah dan kampus - kampus untuk mengampanyekan kehadiran rugby di Maluku.
"Kenapa kita ke sekolah dan kampus karena kami percaya bibit-bibit atlet rugby itu ada di sana," tegasnya.
Bersamaan dengan ini, sambungnya, pengembangan kapasitas pelatih dan wasit rugby Maluku juga berjalan. Ia mengakui jika olahraga rugby di Indonesia khususnya di Maluku masih kurang populer.
Ia berharap ke depan, olahraga rugby lebih populer khususnya di dan dapat menghasilkan atlet-atlet yang berkualitas.
"Saya optimistis olahraga rugby dapat berkembang di Maluku yang pada akhirnya nanti bisa menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang dapat mengharumkan nama Maluku di pentas nasional," tutur dia.
Dia mengakui, rugby termasuk olahraga keras, karena membolehkan setiap pemain menjatuhkan lawan dengan berbagai cara sesuai dengan aturannya. Itu sebabnya olahraga ini membutuhkan stamina yang prima.
"Bentuk tubuh tidak menjadi syarat utama. Siapa saja bisa menjadi pemain Rugby, asalkan dia kuat berlari, dan memiliki stamina yang prima," ulasnya.
Halimun pun menegaskan, jangan khawatir soal komitmen dan konsisten pengurus. Kami PB Rugby bertekad untuk ikut mengharumkan nama daerah.
"Komitmen ini harus kami aktualisasikan lewat prestasi," ujar dia.
Anggota DPRD Maluku ini menambahkan, mencari pemain Rugby di Maluku bukanlah hal yang sukar, karena dari sisi jumlah olarahaga Rugby hanya membutuhkan sebanyak 15 pemain.
"Jadi bisa saja mantan-mantan pemain sepakbola juga bisa ikut. Kami optimis tahun ini target untuk menuju pentas nasional bisa tercapai," demikian Halimun.(LEZ)
Dapatkan sekarang