BULA,AT--- Sebanyak 8.604 keluarga penerima manfaat(KPM) di kabupaten Seram Bagian Timur(SBT) mulai menerima beras cadangan pangan pemerintah. Ratusan ton beras tersebut akan disalurkan menyebar di 198 desa.
Penyaluran cadangan pangan itu di launching oleh bupati SBT Fachri Husni Alkatiri di pelataran kantor bupati setempat,Jumat(25/7/2025).
Program tersebut merupakan kerjasama antara pemerintah kabupaten SBT melalui dinas ketahanan pangan, Perum Bulog dan Badan pangan Nasional.
Pada kesempatan tersebut Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri menyampaikan, apresiasi dan penghargaan kepada pihak-pihak terkait yang sudah bekerja keras berkolaborasi dalam persiapan merealisasikan program tersebut demi memperkuat ketahanan pangan di daerah bertajuk Ita Wotu Nusa itu.
"Cadangan pangan pemerintah adalah adalah salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga. Ini sekaligus memjadi bentuk kehadiran nyata negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas pangan, terutama situasi darurat rawan pangan dan bencana,"ucap Fachri.
Bupati mengaku, sinergitas pemerintah SBT tahun ini bersama Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional akan menyakurkan cadangan pangan pemerintah kepada 8.604 keluarga penerima mamfaat(KPM) yang tersebar di 198 desa seluruh kecamatan.
"Jumlah ini bukan sekedar angka, tetapi wujud komitmen kita untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Tidak ada yang terlewat dalam upaya kita menanggulangi kerawanan pangan,"ujarnya.
Fachri menegaskan,kepada Bappeda dan dinas ketahanan pangan maupun para camat untuk terus melakukan pengawasan dan membantu pelaksanaan penyaluran pangan tersebut tepay sasaran seusai ketentuan yang berlaku.
"Lainching hari ini bukan hanya sekedar acara seremoni semata. Tetapi juga menjadi simbol bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat melaui kerja sama dan koordinasi yang baik dari berbagai pihak,"jelasnya.
"Saya berharap penyaluran bantuan pangan ini dapat menjawab ketersediaan bahan pangan yang menjadi kebutuhan pokok,"pungkasnya.(JU).
Dapatkan sekarang