TPID Bursel Lakukan Gerakan Pangan Murah 
Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID) Buru Selatan melakukan Gerakan Pangan Murah. Kegiatan itu dibuka Asisten I Sekda Ridwan Nyio, kemarin. --Edy/AT
FaizalLestaluhu
09 Dec 2023 19:40 WIT

TPID Bursel Lakukan Gerakan Pangan Murah 

NAMROLE,AT-Guna memastikan ketersedian pangan dan  berbagai kebutuhan masyarakat menjelang  hari-hari besar keagamana seperti Natal dan Tahun Baru,  Pemerintah Kabupaten Buru Selatan  melali Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Namrole ibukota Kabupaten Buru Selatan dibuka Asisten I Sekertaris Daerah (Sekda) Buru Selatan Ridwan Nyio, kemarin.  

Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa dalam  sambutannya yang dibacakan Nyio mengatakan, kerentangan  ekonomi global terhadap  dampak El  Nino memicu kerugian besar dan Inflasi. Fenomena  pemanasan suhu  di Samudra Fasifik  secara besar telah mengkhawatirkan. Bahkan memperparah secara nilai  inflasi  bahan  makanan dan dampaknya  adalah meninggihnya suhu air, mempercepat terjadinya penumpukan awan dan curah hujan  yang tinggi.

Sementara, di wilayah Asia  Tenggara dan Asia Selatan justeru  mengurangi curah hujan  dan  memicu  kekeringan, terjadinya kekeringan  pada sektor pertanian  dan perkebunan akibat terjadinya pemansan global.

“Perekonomian masyarakat merasakan dampak dari hal itu. Hasil panen  buruk, infrastruktur rusak  akibat banjir dan bencana, cuaca esktrim begitupun  yang dialami oelh sektor-sektor yang lain,” ungkapnya. 

Olehnya itu,  lanjut  Soulisa  dalam rangka memastikan ketersedian, keterjangkauan harga barang kebutuahn pokok menghadapi  Hari Besar Keagamanan (HKBN)  Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 serta  pengendalian inflasi maka  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), melakukan Gerakan Pangan Murah diberbagai titik pada enam kecamatan  di Bursel.  

“Kegiatan ini bertujuan  menstabilkan pasokan harga  bahan pangan pokok  di tingkat produsen dan  konsumen serta memberikan kemudahan  aksebilitas bagi seluruh masyarakat. Dengan diadakannya Gerakan Pangan Murah dapat membawah  manfaat bagi masyarakat  di Kabupaten Buru Selatan,” ujarnya. 

Selain itu, kata Soulisa, terkait pengendalian inflasi  dan  Gerakan Pangan  Murah (GPM)  ini, diprioritaskan dan didahulukan  kepada   masyarakat yang kurang mampu.

“Dengan  kenaikan harga  kebutuhan pokok  saat ini  tentu saja kegiatan ini mambantu meringankan beban mereka, " katanya.

Di akhir pembicaraan, Soulissa berpesan kepada  semua  untuk tetap berbelanja sesuai kebutuhan. Jangan  berlebihan, dan dahulukan masyarakat  yang membutuhkan.

"Semoga  Gerakan Pangan Murah  ini berlangsung tertib,  aman dan lancar  serta dapat membantu  masyarakat untuk  memperoleh kebutuhan pangannya, terutama  dalam menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional,” kuncinya. (Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai