BULA,AT--Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendapatkan jatah sebanyak 200 rumah subsidi.Program ini ditujukan untuk menyediakan rumah layak huni dan terjangkau, bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pegawai daerah.
Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Republik Indonesia Prabowo Subiant ini disambut positif Pemkab SBT dan siap mendukung penuh pelaksanaanya.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten SBT, Mustafa Korwaka, mengatakan dukungan pemerintah daerah akan difokuskan pada penyediaan lahan serta fasilitasi bagi masyarakat yang berminat memiliki rumah dari program tersebut.
“Pembangunan rumah ini juga bagian dari program Bapak Prabowo. Salah satu aspek dari program itu adalah pemenuhan target 3 juta rumah,” ujar Mustafa kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (11/11).
Dirinya menambahkan,setelah melewatak tahap sosialisasi program selesai dilakukan, pemerintah daerah diminta untuk terlibat aktif dalam penyelesaian pembangunan 200 unit rumah yang akan dibangun di wilayah SBT. Pemerintah pusat, kata dia, mendorong agar Pemda ikut memfasilitasi agar proyek tersebut bisa segera berjalan.
“Paling tidak kita siapkan lahan, kemudian mencari peminat, dan pihak pengembang juga sudah ada,” tambahnya.
Menurut Mustafa, animo peminat terutama pegawai negeri terhadap program ini cukup tinggi. Dari kuota 200 unit rumah, tercatat sekitar 290 orang telah mendaftar sebagai calon penerima.
Melewati tahap verifikasi yang dilakukan oleh pihak bank sehingga memastikan kemampuan calon pembeli.
“Dari hasil verifikasi sementara, ada sekitar 260 orang yang layak untuk menempati rumah ini nanti,” ungkap Korwaka.
Kata dia,pemerintah daerah hanya bertugas membantu penyediaan lahan dan memfasilitasi proses administrasi, sementara pembangunan fisik akan menjadi tanggung jawab pengembang.
“Tanah yang disiapkan bukan diberikan cuma-cuma. Setelah pengembang membangun dan proyek selesai, akan ada kontribusi juga untuk daerah,” kata Mustafa.
Olehnya itu hal semoga bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal, terutama para pegawai daerah berpenghasilan rendah yang membutuhkan hunian layak.
“Tanah yang kita siapkan memang diperuntukkan bagi pegawai, tapi masyarakat sekitar juga harus merasakan manfaatnya,” pungkasnya.(Jamal)
Dapatkan sekarang