Pemkab Bursel Pastikan Kebutuhan Bapok Aman Jelang Nataru
Kadis Perindag Bursel, Dominggus Seleky. ---Edy/AT
FaizalLestaluhu
17 Dec 2023 11:54 WIT

Pemkab Bursel Pastikan Kebutuhan Bapok Aman Jelang Nataru

NAMROLE,AT-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan memastikan kebutuhan bahan pokok (Bapok) masyarakat jelang perayaan Natal 25 Desember 2023 dan Tahun Baru 1 Januari 2024 aman. 

"Untuk kebutuhan Bapok masyarakat saya kira tidak ada masalah. Semuanya tersedia dalam jumlah yang cukup hingga Januari 2024 mendatang," ujar Dominggus Seleky, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan dalam pemaparannya saat rapat koordinasi jelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru yang dilakukan Polres Buru Selatan yang di pusatkan di aula lantai II Kantor Bupati Bursel, kekan kemarin.

Mantan Kepala Bidang Anggaran  di BPKAD Buru Selatan ini menjelaskan, selama ini distribusi kebutuhan masyarakat didatangkan dari Kota Surabaya, Namlea dan Kota Ambon.

"Kalau dari Surabaya kita menggunakan jalur Tol Laut yang selama ini meinggahi pelabuhan Namrole ibukota Kabupaten Buru Selatan. Sementara dari Ambon itu ada yang menggunakan jalur langsung dari pelabuhan Ambon, tetapi ada juga yang menggunakan jalur mobil dengan melintasi wilayah Namlea kabupaten Buru," kata Seleky menjelaskan. 

Saat ini, lanjut dia, kebutuhan baik masyarakat yang sementara dalam proses distribusi ke Namrole yakni Telor.

"Untuk telur sementara dalam perjalanan dari Ambon maupun dari Namlea. Karena beberapa hari ini kebutuhan Telur di Pasar Namrole agak berkurang," ungkapnya.

Terkait masalah harga, kata dia, selama ini masih dalam batas kewajaran dan masih bisa di jangkau oleh masyarakat.

"Secara umum harga Bapok di Bursel masih dalam batas normal. Hanya saja untuk harga cabe yang memang harganya masih diatas yakni Rp 75.000 hingga Rp 100.000/kg, " ungkapnya. 

Seleky yang juga ketua  AMGPM  Daerah Buru Selatan ini menambahkan, pasokan kebutuhan Bapok dan juga kebutuhan lain milik pedagang yang mestinya dipasok dengan kapal Tol Laut pada pertengah Desember 2023 ini tidak lagi merapat atau singgah di Bursel.  Hal ini dikarenakan jadwal kapal yang terlalu singkat untuk sampai ke Namrole Buru Selatan .

"Jadi untuk kapal tol laut jalur terkahir dalam bulan Desember tidak lagi menyinggahi  Pelabuhan Namrole dan hanya sampai di Pelabuhan Wanci Sulawesi  Tenggara," terangnya.

Kendati begitu, imbuh dia, hal ini tidak akan berpengaruh terhadap distribusi barang, karena akan diupayakan untuk di datangkan dari Kota Ambon dan Namlea

"Kita akan antisipasi itu. Intinya kita jamin semua kebutuabn masyarakat akan tersedia dalam jumlah cukup, sehingga tidak berdampak terhadap harga," janji Seleky menutup pembicaraan. (Edy)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai