Pemkab Bursel Jamin Stok Sembako Aman Selama Ramadan
Kegiatan Operasi Pasar yang dilakukan Pemkab Bursel Selasa (21/3) jelang Bulan Suci Ramadan. Kegiatan ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat tersedia dalam jumlah cukup dan menekan kenaikan harga---Edy /Ameks
FaizalLestaluhu
27 Mar 2023 00:24 WIT

Pemkab Bursel Jamin Stok Sembako Aman Selama Ramadan


NAMROLE,AT-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Pemkab Bursel) memastikan stok Sembilan Bahan Pokok (Sembako) selama bulan Ramadan dipastikan aman. Penegasan ini disampaikan Ibrahim Banda, Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Bursel kepada media ini usai melakukan operasi pasar di beberapa distribitor dan pasar di Namrole, kemarin.

 Menurut Banda, dari hasil  sidak dan operasi pasar  di Pasar Kai Wait, Pasar Rakyat, Tokoh hingga distributor, didapatkan bahwa stok sembako untuk daerah tersebut aman.

"Ternyata stok sembako aman, seperti beras, minyak goreng, telur, bawang, terigu, daging hingga gula,  semuanya masih tersedia selama bulan Ramadan karena memang stok yang tersedia banyak,” kata Banda.

Banda menjelaskan, pihaknya melakukan operasi pasar  bersama rombongan dalam rangka memastikan stok Sembako aman selama bulan suci Ramadan.

"Alhamdulillah, untuk semua stok bahan sembilan bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Bursel cukup ketersediannya," jelasnya.

Banda juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bursel agar tidak panik buying atau membeli barang dalam jumlah besar. Selain itu masyarakat diminta tidak menumpuk bahan pangan di rumah, membeli sesuai kebutuhan agar ketersediaan stok dan harga stabil.

"Operasi pasar yang dilakukan ini, atas intruksi langsung dari ibu  Bupati (Safitri Malik Soulisa).  Ini dilakukan untuk memantau ketersediaan kebutuhan masyarakat serta stabiliasi harga barang. Karena biasanya menjelang  hari-hari besar keagaam itu,  ada kecendrungan kebutuhan masyartakat yang naik, serta ada juga yang tidak tersedia," terang dia.

Banda menegaskan, Pemkab akan mengambil tindakan  tegas kepada pedagang maupun distributor yang sengaja melakukan penimbunan serta menaikan harga barang selama Ramadan. Apalagi saat ini kehidupan ekonomi masyarakat sangat sulit.

 “ Kita akan tindak tegas bila nantinya  ada pedagang ataupun distributor nakal yang sengaja manaikan harga  seenaknya  melebihi apa yang telah di tetapkan oleh pemerintah,” tegas Banda menutup pembicaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan, Hamis Souwakil mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan  kebutuhan masyarakat serta harga selama Ramadan.

 “Kita  akan pantau kalau ada kendala  dalam hal distribusi kebutuhan, kita akan ambil langkah  sehingga tidak terjadi kelangkaan kebutuhan masyarakat di Kota Namrole,  ibukota Kabupaten Buru Selatan,” tutur dia.

Mantan kepala Dinas Olahraga Kabupaten Buru Selatan ini menegaskan, berbagai kebutuhan masyarakat  yang dijual di Kota Namrole ada yang didatangkan dari Surabaya, Ambon dan juga ada dari Kota Namlea.

 “ Kalau dari Surabaya itu kita terbantu dengan jasa Tol Laut.  Ini untuk kebutuhan-kebutuhan seperti gula pasir, beras dan telur.  Ada juga distributor yang pasok dari Kota Ambon dan dari Namlea,” tutupnya.

Pelaksananan operasi pasar ini melibatkan sejumlah intansi terkait yakni Dinas Perdagangan, Pertanian, Ketahanan Pangan,  Bagian Ekonomi dan Pembangunan, Satreskrim dan Intel Polres Bursel serta  Tim Pengendalian Inflasi daerah. (ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai