AMBON,AT-Seram Bagian Timur, Masyarakat Desa Effa, Kecamatan Wakate (WKT), Kabupaten Seram Bagian Timur, mengeluhkan pembangunan Posyandu yang hingga kini belum rampung, meskipun telah menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2025.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut seharusnya menjadi program prioritas pemerintah desa pada tahun 2025. Namun hingga saat ini, kondisi bangunan Posyandu masih terbengkalai dan belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Saldi Matdoan turut angkat bicara. Ia menyampaikan bahwa kondisi ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana desa.
“Ini sangat disayangkan. Posyandu merupakan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Jika anggaran sudah dikucurkan namun pembangunan tidak selesai, maka patut diduga ada masalah dalam pengelolaannya,” tegasnya.
Menurutnya, pemerintah desa seharusnya mengedepankan transparansi dan tanggung jawab dalam setiap program yang dijalankan.
"Kegagalan menyelesaikan pembangunan prioritas menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan," nilai dia.
Atas dasar itu, ia bersama masyarakat mendesak Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Timur untuk segera melakukan audit terhadap penggunaan ADD Tahun 2025 di Desa Effa.
"Selain itu, aparat penegak hukum seperti Kepolisian Resor Seram Bagian Timur dan Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat juga diminta untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Effa guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam kasus tersebut, " pintanya.
Lebih lanjut, desakan juga disampaikan kepada Bupati Seram Bagian Timur agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan Kepala Desa Effa.
"Jika terbukti tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, maka diminta untuk segera mengambil langkah tegas serta mencopot Kepala Desa Effa, " tutur dia.
"Masyarakat berharap persoalan ini dapat segera ditindaklanjuti secara serius agar pembangunan desa dapat berjalan sesuai dengan harapan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, " imbuh dia dalam rilisnya yang diterima media ini, Senin (6/4). (Aha)
Dapatkan sekarang