Pasangan LAWAMENA Menang di 8 Daerah
FaizalLestaluhu
09 Dec 2024 12:31 WIT

Pasangan LAWAMENA Menang di 8 Daerah

AMBON,AT-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku telah merampungkan rekapitulasi perolehan suara calon gubernur dan wakil gubernur Maluku dari 9 daerah. Pasangan Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath dengan akronim LAWAMENA menang di delapan daerah.

Rekapitulasi yang dimulai sejak Kamis 5 Desember 2024 pukul 14.00 WIT, diawali dengan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kota Ambon. Rapat pleno ini disiarkan langsung melalui kanal youtube KPU Provinsi Maluku.

Pasangan LAWAMENA menang di Kota Ambon, Kabupaten SBB, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Buru, dan Maluku Tengah.

Untuk Kabupaten SBB, pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath (LAWAMENA) meraih suara terbanyak 47.085, disusul paslon nomor urut 2, Murad Ismail-Michael Wattimena (2M) 39.595 suara. Di urutan ketiga Paslon nomor urut 1, Jeffry Apoly Rahawarin-Abdul Mukti Keliobas (JAR-AMK) 23.031 suara. Jumlah suara sah 109.711, suara tidak sah 2.115, total suara sah dan tidak sah 111.826.

Di Kota Ambon, sebanyak 95.239 suara diraih Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath, disusul Jeffry Apoly Rahawarin- Abdul Mukti Keliobas 34.682 suara. Posisi ketiga paslon Murad Ismail-Michael Wattimena dengan 32.496 suara.

Pleno rekapitulasi kembali dilanjutkan pada Jumat (6/12) untuk Kabupaten Maluku Tengah, Kota Tual, Buru Selatan, Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Kepulauan Aru. Untuk Maluku Tengah, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath meraih 102.343 suara, Murad Ismail-Michael Wattimena 55.672, dan 34.549 diraih paslon Jeffry-Mukti. Jumlah suara sah 192.564, dan suara tidak sah 3.096.

Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Hendrik-Vanath memperoleh 26.659 suara, Murad-Michael 13.744 suara, dan JAR-AMK 21.867 suara. Jumlah suara sah sebanyak 62.270, suara tidak sah 1.276, dengan total suara sah dan tidak sah 63.546.

Pasangan Lewerissa-Vanath juga menang di Buru Selatan dengan memperoleh 19.222 suara, Murad-Michael 13.872 suara, dan Jefri-Mukti hanya 834 suara. Jumlah suara sah 40.928, dan suara tidak sah 623.

Di Kabupaten Aru, Hendrik-Vanath raih 21.782 suara, disusul perolehan suara terbanyak kedua Jeffry-Mukti 15.841 suara. Sedangkan pasangan, Murad-Michael mengantongi 13.568 suara. Jumlah suara sah Pilgub sebanyak 51.191, dan suara tidak sah 1.474, atau total suara sah tidak sah 52.665.

Sementara di Kota Tual, pasangan Jeffry-Mukti menang dengan memperoleh 16.526 suara. Disusul pasangan Murad-Michael 10.080 suara, dan Hendrik- Abdullah raih 8.448 suara. Jumlah suara sah 35.054, suara tidak sah 669, serta total suara sah dan tidak sah sebanyak 35.723.

"Hasil perolehan suara masing-masing pasangan calon yang ditetapkan KPU Provinsi Maluku telah disetujui para saksi tiga paslon yang hadir maupun Bawaslu," kata ketua KPU Maluku, M. Shadek Fuad.

Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilgub kembali dilanjutkan pada Minggu (8/12) untuk Kabupaten Buru, Maluku Barat Daya, Maluku Tenggara dan Seram Bagian Timur (SBT).

KPU Maluku menetapkan  jumlah suara sah 76.836 di Buru, suara tidak sah 2.604. Total suara sah dan tidak sah sebanyak 79.440.

Pasangan LAWAMENA unggul di Buru dengan memperoleh 33.630 suara, disusul Murad Ismail-Michael Wattimena 28.142 suara, dan Jeffry-Mukti 15.064 suara. Pasangan LAWAMENA juga unggul di MBD, setelah meraih  25.543 suara, disusul Jeffry-Mukti 13.868 suara, dan Murad-Michael 8.385 suara.

Hingga tadi malam, KPU Maluku telah menyelesaikan dan menetapkan hasil rekapitasi perolehan suara Pilgub sembilan daerah, yakni Kota Ambon, Kabupaten SBB, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya, Buru, Buru Selatan, Kota Tual, dan Maluku Tengah.

"Sementara berlangsung kabupaten Malra (ke-10 dari 11 KK). SBT dalam perjalanan,"kata anggota KPU Maluku, Syarif Mahulauw.

Sedangkan berdasarkan pleno KPU SBT, pasangan nomor urut 1, JAR-AMK meraih 36.531 suara, menang tipis atas pasangan LAWAMENA yang mengantongi  35.955 suara. Sementara pasangan 2M hanya meraup 11.717 suara. KPU SBT mencatat, jumlah suara sah 84. 203, suara tidak sah 1.107. Total suara sah dan tidak sah sebanyak 85.310. 


DUKUNG LAWAMENA PIMPIN MALUKU

Pilgub Maluku 2024 hampir pasti hasil akhirnya tidak akan berakhir di Mahkama Konstitusi (MK). Sebab dua lawan LAWAMENA  telah legawa menerima hasil pemilihan 27 November lalu.
Hal ini setelah JAR dan PDIP serta seluruh partai pengusungnya, mengumumkan menerima hasil Pilgub, dan mengucapkan selamat kepada Hendrik-Vanath sebagai G gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Pasangan 2M juga mengucapkan selamat.  Hal itu disampaikan Michael Wattimena melalui pres rilisnya yang diterima media, Minggu (8/12) kemarin. 

"Saya diberi kepercayaan dan mandat dari Pak Murad Ismail untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Pak Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath," ungkap politisi Demokrat itu.

Menurutnya, hal tersebut disampaikan lebih awal dari penetapan KPU, pasalnya berada data 2M pasangan Lawamena telah memenangkan Pilgub Maluku 2024.

"Kami tidak hanya mengucapkan selamat, tetapi juga memberikan dukungan kepada pasangan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath. Ucapan ini kami sampaikan dengan penuh sukacita dan kegembiraan," jelasnya.

"Kami mendoakan semoga Pak Hendrik dan Pak Vanath, selalu diberkati Tuhan dalam menjalankan amanah rakyat Maluku," tambahnya.

Selain ucapan selamat, ia juga sampaikan permohonan maaf kepada para simpatisan, pendukung, tim sukses, keluarga, dan relawan pasangan 2M. 

Ia mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan semua pihak yang tergabung dalam koalisi Maluku Maju selama proses kampanye, meskipun hasil akhir belum sesuai harapan.

"Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pendukung yang telah bekerja keras, bahkan melewati medan berat di darat, laut, dan udara, serta rela berkorban waktu dan tenaga. Harapan itu belum dapat kami realisasikan," paparnya.

Ditegaskan, pasangan 2M kemungkinan besar tidak akan melanjutkan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal tersebut sebagai bentuk kedewasaan pihaknya untuk memberi contoh baik terhadap proses demokrasi.

"Dengan sikap sportif yang ditunjukkan pasangan 2M, Pilkada Maluku 2024 memberi contoh demokrasi yang matang dan mendewasakan seluruh pihak yang terlibat," tutupnya.(Nak/Wahab) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai