Ini Alasan Golkar Dukung Pasangan Murad Ismail-Michael Wattimena
Murad Ismail-Michael Wattimena.
FaizalLestaluhu
26 Aug 2024 06:19 WIT

Ini Alasan Golkar Dukung Pasangan Murad Ismail-Michael Wattimena

Timisila : Kader Harus Patuhi Keputusan DPP

AMBON,AT-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akhirnya membuat keputusan politik untuk Pilkada Gubernur Maluku. Partai berlambang pohon beringin itu mengabaikan kadernya, dengan mengusung kandidat lain.

Sejak awal, rekomendasi Partai Golkar diincar oleh Ramli Umasugi yang merupakan Ketua DPD Golkar Maluku. Ramli maju sebagai bakal calon gubernur Maluku.

Pada Juli lalu, bakal calon gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menggandeng Ramli Umasugi sebagai bacalon wakil gubernur. Bahkan, Hendrik dan Ramli telah bertemu Airlangga Hartato yang saat itu masih ketua umum Golkar.

Namun, gejolak internal Golkar yang berujung pada mundurnya Airlangga dari ketua umum, membuat harapan Ramli untuk memperoleh rekomendasi dari partainya tersebut pupus. Akibatnya, Hendrik meninggalkan Ramli, dan memilih Abdullah Vanath sebagai bacalon wagubnya. 

Selain Ramli, kader Golkar lainnya yang maju sebagai bacalon wakil gubernur ialah Abdul Mukti Keliobas. Mukti digandeng Jeffry Apoly Rahawarin dan telah diusung PDI Perjuangan dan Hanura.

Mukti tidak mendaftar di Golkar maupun parpol lainya. Karena itu, Golkar mengganggap Bupati Seram Bagian Timur (SBT) itu tidak serius.

Tak jadi merekomendasi kader, DPP Golkar dikabarkan mengusung pasangan bacalon gubernur dan wakil gubernur, Murad Ismail-Michael Wattimena (MI-MW). Tadi malam, rekomendasi diberikan langsung oleh Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Jakarta. 

Sekretaris DPD Golkar Maluku, Abner James Timisela yang dikonfirmasi membenarkan arah rekomendasi Golkar ke pasangan MI-MW. 

"Sebentar ini (tadi malam) baru rekomendasi diberikan, tapi kayanya ke pasangan MI dan BMW,. Kita di Jakarta sekarang" jawab Abner melalui WhatsApp, Minggu (25/8), kemarin malam. 

Abner juga menegaskan, keputusan Golkar tidak mengusung kadernya karena beberapa alasan. Antara lain, Mukti tidak pernah berproses di Golkar sebagai bakal calon Wakil Gubernur, tapi tiba-tiba menyiapkan diri untuk berpasangan.

Selain, pengabdian Mukti kepada Golkar di Kabupaten Seram Bagian Timur selama ini juga menjadi evaluasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Banyak pihak yang menerjemahkan bermacam-macam soal rekomendasi ini. Biarlah publik menilai. Tapi ini resmi keputusan DPP," tegasnya. 

Dia menambahkan, keputusan DPP Golkar wajib diikuti oleh para kader dan pengurus di daerah. 

"Kalau sudah direkomendasi maka tidak ada alasan lain, selain kawal pemenangan paslon yang diusung sebagaimana arahan DPP. Wajib bagi semua kader, tanpa terkecuali,"tandas Abner. 

Terpisah, Sekretaris DPW PAN Maluku Haerudin Tuarita juga mengaku, rekomendasi Golkar diserahkan ke Murad Ismail-Michael Wattimena.

"Insya Allah benar adanya info itu. Insya Allah malam ini (kemarin malam)," singkat Haerudin.

Sekadar tahu, pasangan Murad Ismail-Michael Wattimena sebelumnya telah mengantongi rekomendasi empat parpol, yakni PAN yang memiliki 3 kursi, Demokrat 4 kursi, PKS 4 kursi, dan PKB 4 kursi. Dengan tambahan Golkar 4 kursi, pasangan dengan akronim 2M (Murad Ismail-Michael Wattimena) itu mengantongi 19 kursi parpol pengusung. (Wahab) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai