AMBON, AT-Perebutan juara ketiga Piala Soeratin U-17 zona Maluku musim 2024 dimenangkan tim Pamalona Fc. Gelar tersebut didapatkan usai mengalahkan tim Nusantara Masohi, beberapa hari lalu.
Laga yang berlangsung di Lapangan Kompi A 733 Waiheru itu dimenangkan Pamalona U-17 dengan skor 2-0.
Meskipun gagal meraih juara pertama, perjuangan pasukan asal Kabupaten Buru Selatan tetap diapresiasi sebagai bagian dari proses panjang dalam meraih prestasi lebih tinggi.
Pelatih Pamalona Fc, Muhammad Saleh Lestaluhu menyampaikan tanggapan bijak terhadap hasil yang diraih oleh anak asuhnya.
“Kami tidak mematok target di event ini, karena ini ajang pertama yang mereka ikuti. Tapi kami bangga karena meraih juara ketiga. Tetap harus merencanakan lagi tahun depan, dengan tujuan yang sama, yaitu juara,” ungkap Saleh kepada media ini di Ambon, kemarin.
Untuk meraih itu semua, lanjut dia, tentunya ada evaluasi setelah ini agar rencana ke depan bisa sesuai harapan.
“Tetap bersyukur dan selalu semangat dalam membangun prestasi dan menjadi wadah anak-anak (pemain) dalam menyalurkan bakat dalam bermain bola,” tegasnya.
Jebolan Unidar Ambon ini juga menekankan pentingnya evaluasi sebagai langkah untuk memperbaiki kekurangan yang ada, terutama pada Tim U-17 sehingga bisa meraih hasil lebih baik lagi di musim depan.
"Semua pemain harus tetap semangat untuk terus mengejar gelar juara tetap menjadi prioritas utama. Kami tetap bersyukur atas pencapaian yang ada. Ini menjadi motivasi untuk terus maju dan berusaha lebih keras lagi, " katanya.
Lebih jauh dijelaskan, pencapaian ini menjadi indikator positif dari pembinaan yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.
"Yang jelas menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tim di masa depan. Dengan komitmen untuk terus membangun prestasi dan memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat sepakbola mereka, " ucapnya.
Ke depan, kata Saleh, mengajak seluruh pihak terkait untuk terus berupaya bersama demi meraih kesuksesan yang lebih besar.
“Kami yakin, dengan evaluasi yang baik dan komitmen yang terus tumbuh, Pamalona akan menjadi klub yang dapat mencetak pemain-pemain hebat dan berprestasi,” katanya.
Bagi Saleh, gelar peringkat ketiga ini merupakan sejarah bagi tim ini.
”Baru pertama kali tim Pamalona U-17 ikut kompetisi Soeratin bisa meraih peringkat ketiga. Capaian ini bisa dibilang menjadi sejarah,” ulas dia.
Saleh menilai, anak asuhnya memiliki masa depan yang bagus ke depannya. Terlebih dari segi usia masih tergolong muda.
”Anak-anak masih muda dan mereka punya masa depan yang bagus ke depannya, Kalau soal ke depannya apakah akan membela Pamalona U-17, tentunya usianya masih terlalu jauh untuk langsung ke senior. Namun, yang pasti masa depan mereka bagus," ucapnya.
Intinya, Imbuh Saleh, hasil sangat disyukuri dan kami tidak akan pernah berhenti cetak pemain muda berprestasi.
“Alhamdulillah ini merupakan kebanggaan sepakbola Bursel atas prestasi Pamalona U-17. Raihan juara ketiga merupakan bukti pembinaan sepakbola di Bursel sangat baik. Semoga terus berproses para pemain sepakbola di Bursel semakin maju,” demikian Saleh. (CAL)
Dapatkan sekarang