AMBON,AT-Tim sepakbola Soa Lattu Putra U-15 berhasil melaju ke final usai sukses menekuk Tim Soa Kampung Pisang U-15 dengan skor telak 2-0 (0-0) pada Semifinal Piala Raja yang berlangsung di Lapangan Tawiri, kemarin petang.
Dua gol Soa Lattu Putra dilesakkan oleh Aldy Hunilla di menit ke-55 dan Helmy Loluluan pada menit ke-65. Hasil ini membuat tim yang bermarkas di Desa Tawiri, Teluk Ambon itu, melaju ke partai pamungkas melawan Soa Mena Putra yang akan dihelat 23 September besok.
Pasukan Soa Lattu menunjukkan permainan dominan saat peluit dibunyikan wasit. Babak pertama pertama baru masuk menit ke 10, Soa Lattu hampir menjebol gawang lawan.
Striker andalan Soa Lattu melepaskan tembakan ke arah gawang Soa Kampung Pisang, bola pun meluncur deras, sayang masih melebar ke sisi kanan gawang.
Pasukan Kampung Pisang mencoba membalas lewat serangan balik, beberapa peluang mereka dapatkan, namun tidak satupun berbuah gol.
Soa Lattu kembali menggempur pertahanan lawan. Di menit ke-35, Helmy hampir memecah kebuntuan. Tapi bola hasil tendangan Helmy itu masih ditepis kiper lawan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Dominasi permainan di babak kedua menjadi milik Soa Lattu. Tapi, lagi-lagi penyelesaian akhir yang buruk membuat tim asuhan Jopy Patty itu gagal mencetak gol.
Gol yang tunggu-tunggu akhirnya tercipta di menit ke-55 lewat kaki Aldy Hunilla dari luar kotak penalti. Skor berubah 1-0.
Tak sampai disitu, Anak-anak Kampung Pisang semakin menderita sepuluh menit kemudian ketika Helmy Loluluan kembali membobol gawang lawan usai mengecoh pemain belakang.
Skor 2-0 tidak membuat Soa Kampung Pisang menyerah, mereka terus menyerang. Pada menit ke-87, Javier mendapat peluang emas. Namun kiper berhasil menghalau bola keluar lapangan dan menghasilkan tendangan sudut.
Mereka terus menggempur pertahan Soa Lattu. Tapi, benteng pertahanan Soa Lattu tak mampu ditembus oleh lawan. Skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang pertanda laga usai.
Jopy Patty, Head Coach Soa Lattu Putra U-15 mengungkapkan, laga hari ini sangat menegangkan, karena lawan menekan di awal babak pertama, namun kami bisa meredam permainan mereka.
"Saya bersyukur dengan hasil hari ini. Semua pasang mata bisa melihat permainan tadi. Tim lawan cukup bagus, tapi saya juga bangga memiliki Aldy dan kawan-kawan yang mampu meredam permainan lawan," ungkapnya kepada media ini usai laga.
Patty masih menyimpan keyakinan jika anak asuhnya bisa berbuat sesuatu, walau di laga final nanti akan berjalan sulit.
"Apapun hasilnya di final nanti, kami akan tetap menerimannya dengan sportiv. Karena dalam sepakbola harus ada yang menang dan kalah. Makanya saya minta pemain tetap fokus," pintanya mengakhiri pembicaraan.
Patty menambahkan, turnamen sepakbola Piala Raja sendiri ini diikuti 10 tim putra dan 10 tim putri. Untuk tim putra, itu usianya dibatasi, yakni pemain usia 15 tahun (U-15), sedangkan putri bebas usia.
"Ini pertandingan antar soa atau marga. Jadi saya bersyukur, dua tim yang diasuhnya, yakin Soa Lattu Putra dan Soa Lattu Putri berhasil melaju ke partai pamungkas. Semoga mereka bisa pulang membawa Piala Raja. Itu harapan saya," kunci mantan pelatih sepakbola PPLP Maluku ini. (CAL)
Dapatkan sekarang