NAMROLE,AT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan (Bursel) melalui Dinas PUPR saat ini tengah serius melakukan penataan wilayah Kabupaten Bursel dengan merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten, salah satunya dilakukan melalui kegiatan Konsultasi Publik penyusunan revisi RTRW kabupaten bertajuk Lolik Lalen Fedak Fena tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati itu, dibuka Plt Sekertaris Daerah (Sekda) Buru Selatan, Umar Mahulette, kemarin.
Safitri Malik, Bupati Bursel, dalam sambutannya yang dibacakan Mauhulette mengungkapkan , Konsultasi Publik tentang revisi Rencana Rata Ruang Wilayah (RTRW) merupakan salah satu tahapan penting dalam proses revisi Tata Ruang, dimana masyarakat dan stakeholder terkait dapat memberikan masukan dan pendapat tentang RTRW yang sedang direvisi.
“ Kami memahami sungguh pentingnya partisipasi masyarakat dan stakeholder dalam pembuatan kebijakan Tata Ruang. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa aspirasi dan masukan dari masyarakat serta stakeholder di Bursel dapat diintegrasikan dalam kebijakan tata ruang direvisi,” ungkapnya.
Soulisa yang juga bupati perempuan pertama di Maluku ini mengungkapkan, proses revisi RTRW bertujuan untuk memastikan pembangunan wilayah yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“ Kami telah menetapkan beberapa strategis untuk mencapai tujuan tersebut seperti, penguatan kebijakan konservasi lingkungan, peningkatan aksebilitas infrastruktur, dan pemanfaatan teknologi yang lebih ramah lingkungan,” beber dia.
Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku ini berharap, partisipasi masyarakat dan stakeholder terkait dalam memberikan masukan dan pendapat tentang revisi RTRW yang sedang direncanakan.
“ Masukan dan pendapat dari masyarakat dan stakeholder akan menjadi sumber informasi penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih baik,” harapnya.
Soulisa pada kesempatan itu juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam proses revisi RTRW.
“ Saya mengapresiasi kontribusi dan masukan dari masyarakat dan stakeholder terkait. Saya yakin bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, kita dapat menciptakan Kabupaten Buru Selatan lebih baik dan berkelanjutan," ujarnya menutup pembicaraan.(ESI)
Dapatkan sekarang