AMBON, AT--Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah merilis jumlah penerima beasiswa LPDP batch 2 tahun 2024. Jumlah total peserta dari 38 provinsi yang lulus seleksi sebanyak 4.064 orang terdiri dari 1.936 laki-laki dan 2.128 perempuan.
Dari jumlah peserta yang lulus seleksi, Provinsi Maluku masuk dalam Top 10 penerima beasiswa LPDP terbanyak atau berada pada posisi ke-7 dengan jumlah 181 orang. Hal tersebut disampaikan Amrullah Usemahu, Ketua Mata Garuda LPDP Maluku, Sabtu (16/11/2024).
"Alhamdulillah ya, penerima Beasiswa LPDP asal Provinsi Maluku pada batch 2 tahun 2024 ini meningkat signifikan. Kalau dari 38 provinsi kita berada pada posisi 7 dan untuk Wilayah Afirmasi Indonesia Timur, kita berada pada posisi ke-2 setelah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan capaian yang luar biasa dan kiranya terus mengalami peningkatan pada tahun-tahun berikutnya,"kata Usemahu.
Amrullah menjelaslan, Mata Garuda (MG) Maluku merupakan wadah organisasi berhimpun para alumni dan Awardee LPDP asal Maluku.
"Melalui berbagai program kegiatan yang dilakukan nantinya seperti MG Goes to Campus, webinar, mentoring maupun bentuk sosialisasi lainnya serta bekerjasama dengan berbagai komunitas kiranya dapat meningkatkan minat dan semangat para generasi muda Maluku untuk dapat mengakses salah satu beasiswa unggulan ini,"sebut Usemahu.
Usemahu melanjutkan, Mata Garuda Maluku menargetkan pada tahun 2025, total penerima beasiswa LPDP asal Maluku di atas 1.000 orang. Saat ini berdasarkan data, jika ditambahkan dengan yang lulus pada Batch 2 tahun 2024 berarti total sementara mencapai 999 orang.
"Peningkatan kuota penerima beasiswa LPDP akan semakin memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) Maluku yang unggul dengan berbagai keilmuan yang ditekuni baik di dalam dan luar negeri. Ini berdampak positif nantinya melalui partisipasi pembangunan daerah sebagai bagian dari kontribusi dari Alumni dan Awardee LPDP,"ungkap alumni IPB University ini.
Usemahu yang juga alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Darussalam (Unidar) Ambon, itu berharap kedepan ada perhatian khusus dari Pemerintah daerah (Pemda) baik Provinsi dan Kabupaten/kota untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi bersama dalam berbagai program guna penyiapan peserta asal Maluku yang akan mengikuti seleksi beasiswa LPDP.
Misalnya, ada pembiayaan khusus daerah untuk mendapatkan sertifikat Toefl, IELTS atau lainnya dengan persyaratan yang dibuat daerah bagi yang akan ikut seleksi beasiswa LPDP ke Luar Negeri karena yang Dalam Negeri bagi daerah afirmasi tidak dipersyaratkan lagi sertifikat bahasa.
Menurut dia, ke depan dengan adanya kerja sama baik dengan Pemerintah Daerah, akan lebih banyak lagi generasi muda Maluku mendapatkan beasiswa unggulan ini serta tidak memberatkan dari sisi keuangan daerah (APBD) di sektor pendidikan untuk menyekolahkan lebih banyak lagi anak Maluku yang merata di semua Kabupaten/kota.
"Dengan kapasitas SDM yang mumpuni di semua sektor keilmuan, yakin sungguh Maluku 5-10 tahun ke depan Maluku akan keluar dari jeratan kemiskinan dan mampu bersaing dengan daerah lainnya menuju Indonesia Emas 2045,"tutup Usemahu. (***/tab)
Dapatkan sekarang