AMBON,AT-Meski pengamanan dan penyekatan begitu ketat dilakukan oleh aparat keamanan, tapi masih saja kebobolan. Warga terutama anak muda yang melaksanakan pawai malam takbiran terutama mereka yang mendiami kawasan Kebun Cengkeh, Kapahaha, Galunggung dan sekitarnya, menerobos masuk ke kawasan jalan Jenderal Soerdirman.
Ditambah dengan warga tumpah ruas memadati ruas jalan tersebut, akibatnya kemacetan parah terjadi diruas jalan tersebut. Warga terutama pengendara terpaksa rela antri selama berjam-jam, baik dari arah menuju pusat kota maupun dari menuju luar kota.
Selain jalan jenderal Soedirman, kemacetan parah juga terjadi diruas jalan Sultan Hasanuddin, jalan Rijali, jalan Sultan Baabullah, jalan AM Sangadji, Slamet Riyadi, hingga ruas jalan Trikora dan Pantai Mardika.
Aparat keamanan harus bekerja keras untuk mengurai kemacetan tersebut.
Kapolresta Ambon, Kombes Dryano Andri Ibrahim mengatakan, pelaksanaan malam takbiran di Kota Ambon, berlangsung aman.
"Kita bersama Pak Dandim dan pak Wali Kota melaksanakan pemantauan diseluruh Pos pengamanan, pos pelayanan juga beberapa titik yang dianggap ramai dan rawan, suasana malam takbiran dan dipastikan berlangsung aman dan terkendali,"kata dia, kepada wartawan disela-sela peninjauan pos pengamanan, Selasa malam.
Menurutnya, meski aman namun kemacetan disejumlah ruas jalan tetap terjadi.
"Kita melakukan penyekatan untuk menghindari jangan sampai macet lebih parah lagi," ujarnya.
Dikatakan, penyekatan itu juga untuk menghindari adanya pertemuan massa yang lebih besar.
"Nah penyekatan yang kita lakukan itu untuk mengurai agar tidak ada kumpulan disatu titik,"urainya.
Perwira dengan tiga melati dipundaknya ini mengaku, pihaknya mengerahkan 1.049 peronil untuk mengamankan pawai malam takbiran dan pelaksanaan sholat Ied hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
"Untuk Polri sendiri kita turunkan sekitar 800 personil, selebihnya itu TNI dan di bantu oleh Pemerintah seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar dan juga Pramuka,"paparnya.
Alumnus AKPOL 1997 ini menambahkan, pihaknya memberikan izin untuk melaksanakan pawai hingga pukul 24.00 WIT.
"Kami himbau kepada warga terutama peserta pawai agar kalau bisa sampai pukul 24.00 WIT, setelah itu silahkan kembali untuk beristirahat dan menyiapkan diri untuk melaksanakan solat Ied,"imbuhnya.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena mengatakan, Pemerintah Kota mempersilahkan warga untuk melaksanakan pawai malam takbiran, hanya saja harus dilaksanakan dengan cara-cara yang baik, tanpa mengganggu keamanan warga yang lain.
"Kami tentu berharap agar pelaksanaan pawai malam takbiran ini dapat berlangsung dengan aman. Silahkan saja melaksanakan pawai namun tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan,"ujarnya.
Wattimena juga memberikan, apresiasi kepada personil TNI dan Polri, yang telah bekerja keras dalam mengamankan pelaksanaan malam takbiran hingga solat Ied.
"Kita apresiasi kerja keras dari personil TNI dan Polri, yang telah berupaya untuk mengamankan jalannya malam takbiran ini. Mari kita sama-sama menjaga situasi dan kondisi keamanan di Kota ini,"tandasnya. (AH)
Dapatkan sekarang