AMBON, AT-Film Dua Nafas menceritakan tentang Wati (30 tahun) yang terpaksa menitipkan putranya, Anto (8 tahun), kepada ibunya, Mariyam, di sebuah desa terpencil. Terbiasa dengan fasilitas modern di Jakarta, Anto harus beradaptasi dengan kehidupan sederhana bersama sang nenek yang merupakan penyandang disabilitas bisu dan tuli.
Menariknya, pemeran utama film Dua Nafas ini adalah putra Maluku, yakni Auzan Noh Karepesina. Auzan kini duduk di bangku kelas 2 di salah satu SD di Jakarta.
Auzan mengawali dunia acting dengan menjadi pemenang ke 5 Wonder Kids Indonesia, salah satu program pencarian bakat anak di salah satu stasiun TV nasional.
Menurut Evie Sal, Perwakilan Managemen Auzan Love bahwa, setelah Gala Premier film Dua Nafas pada 19 Juni 2026 di Jakarta, kini Special screening Dua Nafas hadir di Kota Ambon pada 30 Juni 2026.
"Jadi, special screening adalah pemutaran khusus film sebagai rangkaian promo Film Dua Nafas di sejumlah kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Surabaya, Jogyakarta dan kota Ambon, " jelas Evie dalam keterangannya yang diterima media ini, Selasa (30/6).
Lanjut dia, Film Dua Nafas secara resmi akan tayang di Bioskop-bioskop pada tanggal 2 Juli 2026 nanti.
"Film ini dibintangi oleh aktor utama cilik asal Maluku, Auzan Noh Karepesina. Film ini menjadi film perdananya (Auzan) dan dalam debutnya ini Auzan beradu acting dengan sejumlah aktris ternama tanah air seperti Aty Cancer, Adelia Rasya, Syakir Daulay, (Barkah) dan Bilqis Hafsah. Film ini disutradarai Hasto Broto dan hasil korlaborasi produser Park Joung Kuk (asal Korea) dan Sakir Daulay, serta Eksekutif Produser Kwon Dae Yung, " jelasnya.
Kata dia, film berdurasi 1 Jam 30 menit ini dilhami oleh kisah hubungan nenek dan sang cucu yang diangkat dalam drama series Televisi di Korea Selatan.
"Hubungan sang nenek (Aty Cancer) yang bisu harus berhadapan dengan tingkah Anto sang cucu sebagai anak dari kota yang dibintangi Auzan, menjadikan alur cerita film ini begitu menarik untuk ditonton, " pungkas Evie.
APRESIASI LEWERISSA
Special screening Film Dua Nafas yang diputar di Bioskop ACC Kota Ambon mendapat apresiasi langsung dari Bunda PAUD Maluku, Maya Beby Lewerissa. Menurut Lewerissa, alur filmnya sangat menarik dan mendidik.
Film ini seperti sebuah pelajaran bagi Anak-anak kita, untuk selalu menghargai oleh lebih tua, teruma nenek, " ungkapnya.
Lewerissa berpesan kepada seluruh Anak-anak yang ada di Maluku agar selalu menghormati orang terutama nenek-nenek kita.
"Saya sudah nonton filmnya dan ternyata sangat bagus. Semua orang harus nonton film ini. Semoga Auzan bisa sukses dalam kariernya di dunia perfilman kedepan," pungkasnya.
Sementara itu, Haji Noh Karepesina, Kakek Auzan menuturkan, ini baru pertama kalinya masuk ke bioskop dan menonton langsung film ini.
"Ya, karena cucu saya menjadi peran utama, jadi harus datang nonton langsung," katanya.
"Alasan lain sehingga harus datang nonton film karena dia merupakan kepala di rumah soa Karepesina, makanya saya datang untuk menonton ackting cucunya," imbuhnya. (Cal)
Dapatkan sekarang