AMBON,AT-Genderang Kompetisi Liga 3 zona Maluku musim 2023 sudah ditabuh. Laga pembuka antara juara bertahan Maluku Fc melawan PS Pelauw Putra.
Danlantamal IX Ambon, Said Latuconsina dan Sofyan Lestaluhu, Ketua Asprov PSSI Maluku hadir dalam pembukaan Liga 3 dan Piala Soeratin yang berlangsung di Lapangan Lease Lantamal Halong, Sabtu (2/12) petang.
Menurut Said Latuconsina kompetisi Liga 3 ini menjadi wadah pemain muda potensial di Maluku untuk menunjukkan kualitas terbaik.
"Terlebih lagi, sesuai regulasi para pemain yang memperkuat tim harus berusia U-23 dan ditambah beberapa pemain senior, jadi kompetisi ini harus dimanfaatkan secara baik oleh seluruh pemain, " ungkap Latuconsina.
Latuconsina melanjutkan, banyak talent scouting tim-tim dari tim Liga 2 yang sering memanfaatkan ajang seperti ini untuk mencari pemain muda potensial.
"Tunjukkan kualitas terbaik kalian dan junjung selalu sportivitas. Kalah dan menang adalah hal yang wajar dalam sebuah pertandingan," katanya mengingatkan.
Sementara itu, Sofyan Lestaluhu menuturkan, Liga 3 ini menjadi ajang persiapan untuk berkompetisi di kasta tertinggi (Liga 2).
"Saya berharap, tim yang ambil bagian dalam kompetisi ini bisa menampilkan performa terbaiknya, dengan harapan lolos dan berbicara banyak di fase nasional, " ulas dia.
Alumni UKI Jakarta ini menjelaskan, indutrialisasi sepakbola di Maluku, sudah bisa dilakukan yang penting bisa memenuhi lima syarat. Pertama, klub dikelola profesional dan memiliki pemain profesional pula.
"Syarat kedua, adalah mempunyai suporter militan. Klub-klub di Maluku harus punya suporter militan. Suporter yang setia mendukung timnya bertanding, " jelasnya.
Ketiga, lanjutnya, ada kompetisi yang berkelanjutan. Dalam hal ini, Maluku sudah membuktikan banyak pertandingan yang digelar. Salah satunya kompetisi Liga 3 yang hari ini (kemarin) baru dimulai.
"Kita bersyukur di Maluku ada banyak pertandingan yang digelar dan ini sudah dilakukan setiap tahunnya, baik itu Piala Soeratin, Menpora Cup maupun Liga 3," jelasnya.
Syarat keempat, kata Sofyan, yaitu sponsor. Kehadiran sponsor ini sangat membantu dalam meringankan beban yang harus ditanggung oleh klub.
"Dengan bantuan sponsor, klub tidak perlu susah payah membayar gaji pemain," tandasnya.
Kemudian yang terakhir, ucap Sofyan, dukungan dari pemerintah.
"Disini sudah jelas pemerintahnya mendukung kegiatan sepakbola," ucap mantan Pemain Persijatim ini.
Jadi, tegas Sofyan, semua potensi ada di Maluku. Tinggal bagaimana mensinergikan kelima unsur itu untuk membangun sepakbola yang lebih maju.
"Ini akan jadi modal besar. Kalau mau maju, syaratnya cuma satu, semua harus saling dukung," tutup Sofyan saat bincang-bincang dengan media ini usai membuka Kompetisi Liga 3 dan Piala Soeratin.
Sementara itu Laga Maluku Fc versus PS Pelauw Putra dimenangkan juara bertahan Maluku dengan skor telak 3-0.(CAL)
Dapatkan sekarang