Masuk Tiga Besar Pelatih Terbaik Liga 1,Nahumarury : Terus Belajar untuk Jadi Lebih Baik
FaizalLestaluhu
26 May 2025 09:48 WIT

Masuk Tiga Besar Pelatih Terbaik Liga 1,Nahumarury : Terus Belajar untuk Jadi Lebih Baik

AMBON,AT-Pelatih Malut United, Imran Nahumarury masuk kandidat tiga besar pelatih terbaik Liga 1 musim 2024/2025 berdasarkan laporan Technical Study Group.  Nahumarury bersaing dengan Bojan Hodak (Persib Bandung) dan Jan Olde Riekerink (Dewa United). 

Pelatih asal Kampung Sepakbola Tulehu ini, masuk dalam nominasi pelatih terbaik berkat kontribusinya mengantarkan  tim promosi Malut United ke papan atas klasemen liga. Hingga kompetisi usia, Laskar Kie Raha berada di peringkat 3 klasemen dengan koleksi 57 poin. 

Kiprah Nahumarury bersama Malut United patut diacungi jempol. Keberadaan Malut di papan atas klasemen tak lepas dari rekor mentereng yang ditorehkannya.

Nahumarury mampu membawa Malut United mencatatkan rekor 13 laga tak terkalahkan. Sebelum rekor itu terhenti di Pekan 32 saat mereka bertanding melawan PSM Makassar.

Kepada Ambon Terkini.Id, Nahumarury mengaku bahagia masuk tiga besar pelatih terbaik walau pada akhirnya harus kalah dari Bojan (Pelatih Persib) yang meraih penghargaan pelatih terbaik musim ini. 

"Masuk tiga besar saja sudah Alhamdulillah, tapi saya lebih senang dan bangga bisa mengantarkan Malut masuk tiga besar klasemen akhir Liga 1," tutur Nahumarury saat menghubungi Ambon Ekspres, Minggu (25/5). 

Masuk kandidat pelatih terbaik bagi Nahumarury, adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Kenanap? karena koleganya sesama pelatih lokal terpinggirkan, ia mampu bertahan hingga akhir musim dan mampu bersaing dengan pelatih asing. 

"Saya ingin menunjukkan bahwa pelatih lokal juga mampu bersaing dengan pelatih asing yang menangani tim Liga 1 musim ini, " tegasnya. 

Kedepan, kata Nahumarury, Malut United menjadi kekuatan baru yang patut diperhitungkan di kasta tertinggi sepakbola Tanah Air. 

"Tentu akan ada evaluasi lagi sehingga tim ini bisa lebih maksimal di Liga 1 musim depan, " katanya. 

RAIH LIMA TROFI 
SELAMA KOMPETISI

Mantan gelandang Timnas Indonesia itu total telah mengoleksi lima trofi sebagai pelatih terbaik selama perjalanan kompetisi musim ini.

Dia menyabet tiga penghargaan pelatih terbaik mingguan untuk pekan ke-12, 16, dan 28. Hebatnya lagi, dua bulan terakhir secara beruntun plakat Pelatih Terbaik edisi Maret dan April pun ada di genggaman tangannya.

Nahumarury pantas meraih semua itu. Terutama penghargaan dua bulan terakhir, di mana Malut United mencatatkan rekor 13 kali tak terkalahkan sebelum dihentikan PSM Makassar 2-3 pada pekan ke-32.

"Sepakbola tidak hanya bicara taktikal. Pendekatan psikologi kepada pemain juga dilakukan supaya kami bisa berjalan sampai ke fase ini (tiga besar)," tutur Imran.

Nahumarury mengaku, tetap dengan sikapnya yang rendah hati, meski berhasil mengantarkan tim asal Kota Ternate itu menembus kompetisi zona Asia. 

"Kalah dan menang di nominasi itu, saya tak pernah terpikir dengan hasilnya. Intinya, masuk nominasi saja saya sudah bahagia. Bagi saya, yang terpenting Malut United bisa menjadi lebih besar dan membuat bangga masyarakat Maluku Utara. Saya pribadi akan terus belajar untuk menjadi lebih baik," demikian Nahumarury. (Cal)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai