Lapas Perempuan Kelas III Ambon Peringati Maulid Nabi, Milhan Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
FaizalLestaluhu
12 Sep 2025 15:16 WIT

Lapas Perempuan Kelas III Ambon Peringati Maulid Nabi, Milhan Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

AMBON,AT–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (11/9). 

Peringatan ini tidak hanya dihadirkan sebagai seremonial keagamaan semata, tetapi juga sebagai momentum untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi warga binaan.

Kegiatan yang mengusung tema “Mari Teladani Akhlak Rasulullah SAW dengan Menebar Kasih Sayang dan Kebaikan Sesama” itu berlangsung khidmat diikuti jajaran pegawai, warga binaan, serta tokoh agama.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Nona Ahmad, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan ajaran Nabi Muhammad sebagai pedoman hidup.

Ia berharap, peringatan Maulid Nabi dapat memberi inspirasi agar warga binaan terus berbuat baik serta menyebarkan kasih sayang, baik di dalam lingkungan lapas maupun setelah kembali ke masyarakat.

“Maulid Nabi bukan sekadar tradisi atau seremonial, tetapi harus kita maknai dengan sungguh-sungguh. Rasulullah SAW adalah teladan dalam bersikap dan berakhlak. Nilai-nilai itu yang harus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nona Ahmad.
 
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan shalawat dan doa oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sirimau, Fauzia Tuankota dan Indrawati Tuasikal. 

Keduanya juga memimpin pembacaan Sarafal Anam, seraya mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan kembali ajaran Nabi yang sarat dengan nilai toleransi, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Penghulu KUA Kecamatan Sirimau, Milhan Rehalat, yang membawakan hikmah Maulid, menegaskan bahwa akhlak Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik bagi umat Islam.

“Kita harus berusaha meniru akhlak beliau. Rasulullah selalu menebarkan kasih sayang, menghormati satu sama lain, serta berbuat baik kepada semua makhluk. Itu nilai utama yang perlu kita teladani,” tutur Milhan di hadapan warga binaan.

Ia menambahkan, meski berada dalam kondisi sulit, warga binaan tetap bisa meneladani Rasulullah dengan cara sederhana, yakni menumbuhkan kasih sayang, menjaga sikap, dan menebarkan kebaikan kepada orang-orang di sekitarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan agar seluruh hadirin mendapat keberkahan dan bimbingan Allah SWT. Milhan berharap momentum Maulid Nabi dapat menumbuhkan semangat baru bagi warga binaan dalam memperbaiki diri.

“Semoga peringatan Maulid ini membawa pencerahan dan memotivasi kita semua untuk mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
(Wahab)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai