Lantik 7 Pimpinan OPD, Wali Kota : Pertengahan Januari Seleksi Jabatan Sekkot
FaizalLestaluhu
19 Dec 2025 20:34 WIT

Lantik 7 Pimpinan OPD, Wali Kota : Pertengahan Januari Seleksi Jabatan Sekkot

AMBON,AT-Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena akhirnya menepati janji untuk melakukan pelantikan terhadap tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, setelah dikeluarkan oleh Pemerintah pusat (Pempus) melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pelantikan tujuh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu, berdasarkan Surat Keputusan Walikota nomor 6945,
tahun 2025, tertanggal 19 Desember 2025, tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Selain itu, dipertengahan Januari nanti seleksi terbuka jabatan Sekretaris Kota Ambon akan dilaksanakan.

Walikota Ambon, mengatakan pelantikan itu berdasarkan hasil seleksi yang tertuang dalam Surat Nomor 19/PANSEL/JPTP/XII/2025, berdasarkan hasil penilaian seluruh tahapan seleksi serta rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Mereka yang dilantik diantaranya, Kepala Dinas Perikanan, Henly Claudya Simatauw,
Sekretaris DPRD Kota Ambon, 
Alfian Lewenussa, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Herman Semmy Tetelepta, Kepala Dinas Kesehatan,  dr. Johan Stefanus Norimarna, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Marsia Mulan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ambon Siegers Vebyana, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Frits Raimond M. Tatipikalawan.

Menurutnya, pelantikan lejabat pimpinan tinggi Pratama di Kota Ambon ini sebelum berakhir Tahun Anggaran 2025, bertujuan agar mereka mempersiapkan diri masing-masing sehingga di awal tahun 2026 kita sudah bekerja semakin baik. "Tidak ada lagi yang diisi oleh Plt, sehingga di 2026 saudara punya kewenangan penuh untuk memutuskan berbagai hal di masing-masing OPD dan dengan tentu berkoordinasi dengan pimpinan, bekerja dengan baik,"kata dia, saat pelantikan, yang berlangsung di Balai Kota, Jumat (19/12) sore.

Dikatakan,  di 2026 tantangan kinerja semakin kompleks sebab akan mengalami pemotongan TKD yang akan berdampak kepada implementasi visi-misi program program kerja dan topoksi pada masing-masing OPD.
"Karena itu mulai menyesuaikan diri karena di tahun depan saudara akan memikul tanggung jawab yang berat untuk memastikan di tengah-tengah efisiensi, di tengah-tengah keterbatasan anggaran kode ini tidak kita tetap supaya bertahan dan pastikan kemajuan-kemujuan kota ini,"paparnya.

Ditambahkan, yang terpenting adalah memastikan kebutuhan masyarakat itu terpenuhi dengan baik.
"Kemudian kita menata jabatan-jabatan administrator dan pengawas sambil itu berjalan saya ingin di pertengahan menjelang akhir Januari dilakukan seleksi terbuka Sekretaris Kota Ambon, ya siapa yang mau daftar silakan karena dia terbuka untuk siapa saja,"tegasnya.

Selain itu, Wattimena menegaskan, pelantikan pejabat definitif dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku yang diawali dengan proses asesmen yang dilakukan oleh asesor yang terpercaya dari Kementerian Dalam Negeri.
"Kemudian dilanjutkan dengan seleksi yang dilakukan oleh panitia seleksi yang dibentuk dari dua mekanisme penjaringan yang kita lakukan ini kita memperoleh para calon pejabat pimpinan tinggi Pratama yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku nama-nama itu grup kita usulkan ketika di BKN untuk mendapatkan pertimbangan teknis pertimbangan teknis BKN,"tegasnya 

Kemudian, lanjut dia, mengembalikan 3 nama di peringkat teratas yang memenuhi syarat untuk selanjutnya dipilih oleh pejabat pembina kepegawaian.

Menurutnya, hasil tersebut baru dikeluarkan setelah mendapatkan pertimbangan dari BKN.
"Kenapa dia (hasil seleksi-red), baru keluar karena kami baru mendapatkan pertimbangan teknis BKN. Kadang-kadang teman-teman yang lain menganggap bahwa agak lama tapi mekanismenya harus kita tempuh,"tandasnya. (Ars).

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai