AMBON,AT–Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kominfo-Sandi Kota Ambon, kembali mengikuti evaluasi implementasi Smart City.
Pelaksana tugas (Plt) Kadis Kominfo-Sandi Kota Ambon, Ronald H Lekransy mengatakan, evaluasi tersebut merupakan suatu kebanggaan ketika Kota Ambon sejak 2019 termasuk dalam salah satu kabupaten/kota yang di pilih oleh Kementerian Kominfo RI dan Kementerian/Lembaga terkait dalam Gerakan menuju 100 Smart City, dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
"Kehadiran kami untuk ikuti kegiatan evaluasi ini menunjukan bahwa kehadiran Kota Ambon dalam evaluasi Implementasi Program Kota Cerdas sesuai petunjuk Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus N Kaya. Dan beliau (Penjabat Wali Kota-red), mengharapkan seluruh Pimpinan OPD, dan tim bisa secara serius mengikuti kegiatan dimaksud, karena ini berdampak besar bagi optimalisasi pelayanan publik di kota ini," kata dia, kepada wartawan di Balai Kota, kemarin.
Menurutnya, menindaklanjuti hasil evaluasi implementasi program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2023, maka Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.
"Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian PAN dan RB, melaksanakan Evaluasi Implementasi Program Kota Cerdas (Smart City) tahap I yang ditujukan untuk menindaklanjuti progres hasil rekomendasi dari tim asesor kepada kepada 241 kota/kabupaten yang terpilih pada periode 2017-2023, termasuk Kota Ambon,"paparnya.
Dikatakan, dalam arahan pembukaan oleh Prof.Dr. Harya Damar Widiputra mengatakan, bahwa evaluasi tahap I ini sifatnya mendengarkan secara langsung implementasi program Kota Ambon menuju kota cerdas.
"Untuk selanjutnya berkenan mendapatkan pembobotan dari para asesor, sehingga daerah semakin siap dalam penilaian tahap selanjutnya. Terlimbat sebagai asesor dalam evaluasi tahap 1 program menuju kota cerdas adalah, Dr. Supiah Yuliana (Universitas Gajah Mada), Dr. Tunjung Sulaksono, (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), Ir. Agus Tri Cahyono (Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota), Prof.Dr. Harya Damar Widiputra (Perbanas), yang dalam dialog yang di bangun memberikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi yang luar biasa dari stakeholder dalam menyiapkan Kota Ambon menuju Kota cerdas, dengan infrastruktur fisik, infrastruktur TIK dan infrastruktur sosialnya," paparnya.
Ditambahkan, Kota Ambon dalam evaluasi ini, secara luring mempresentasikan implementasi program menuju kota cerdas, dan secara daring melibatkan para pimpinan OPD dan staf sekaligus sebagai Tim Pelaksana Smart City, dan Dewan smart city, Tim penyusunan Master Plan Smart City 2025-2029, Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM), dan direktur AMO Ronny Loppies.
Dalam penutupan dialog dengan para assesor, Lekransy menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat , dan berharap Ambon semakin siap untuk masuk tahap penilaian selanjutnya .
“Semoga menghasilkan Indeks Smart City Kota Ambon; yang masuk dalam indikator arah pembangun transformasi digital dan arah kebijakan peningkatan Utilisasi dan pemanfaatan TIK pada sektor perioritas dlm RPJPD 2025-2045 Kota Ambon,” pungkasnya. (AHA)
Dapatkan sekarang